Presiden Prabowo Setujui 125 Ribu Pakaian Reject untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Tito Karnavian saat rapat koordinasi pemulihan pascabencana Sumatra membahas penambahan 5.000 personel BKO TNI dan Polri. (Posnews/Kemendagri)

Mendagri Tito Karnavian saat rapat koordinasi pemulihan pascabencana Sumatra membahas penambahan 5.000 personel BKO TNI dan Polri. (Posnews/Kemendagri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyetujui penyaluran 125.000 pakaian gagal ekspor dari pabrik dalam negeri untuk korban terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatera.

Keputusan ini diambil agar bantuan kemanusiaan cepat sampai dan tepat sasaran. Usulan ini muncul dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Tito meminta izin khusus bagi sektor swasta menyalurkan bantuan dalam situasi bencana. Dikatakan, beberapa perusahaan garmen besar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bersedia menyerahkan pakaian reject yang masih layak pakai.

Dari dua perusahaan yang sudah berkoordinasi, masing-masing menyiapkan sekitar 100.000 dan 25.000 potong pakaian. “Kami mohon dukungan Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan agar 125 ribu pakaian ini segera dikirim ke wilayah terdampak,” ujar Tito.

Presiden Prabowo langsung menyetujui pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas bantuan tersebut. Ia menekankan agar pakaian dikirim secepat mungkin dan diserahkan melalui Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan distribusi tepat sasaran.

“Saya kira ini bagus. Bebaskan dari PPN, tapi harus diserahkan kepada instansi yang bertanggung jawab dan segera dikirim ke daerah bencana,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Kebakaran Apartemen di Kapuk Cengkareng Diduga Akibat Kebocoran Gas, Satu Penghuni Luka

Selain itu, pemerintah menambah alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp 268 miliar untuk daerah terdampak bencana. Rinciannya, Rp 60 miliar untuk tiga provinsi dan Rp 208 miliar untuk 52 kabupaten/kota terdampak.

Pemerintah daerah diarahkan memprioritaskan kebutuhan individual masyarakat, mulai dari pakaian, sabun, sampo, perlengkapan perempuan, hingga perlengkapan bayi.

“Bantuan dari pusat biasanya berupa beras dan minyak goreng. Kini, fokus juga pada kebutuhan individu seperti pakaian, sabun, sampo, kebutuhan perempuan, dan bayi,” jelas Tito. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI
Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan
Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026
KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan
KPK Tangkap Bupati Pemalang, Kantor PUPR dan Rumah Kontraktor Disegel
MK Putus Gugatan Program MBG Besok, Nasib Anggaran MBG 2026 Ditentukan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:46 WIB

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:01 WIB

Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:22 WIB

Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:59 WIB

Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB