Kemendag Tetapkan HPE Emas Baru, Koreksi Harga Global Capai 1,43 Persen

Senin, 1 Juni 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Patokan Ekspor Emas Turun, Pelaku Industri Pertambangan Diminta Cermati Pasar. (Posnews/Pagadaian)

Harga Patokan Ekspor Emas Turun, Pelaku Industri Pertambangan Diminta Cermati Pasar. (Posnews/Pagadaian)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menurunkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) emas untuk periode 1–14 Juni 2026 seiring melemahnya harga emas dunia selama masa pengumpulan data.

Melalui Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1416 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar, pemerintah menetapkan HPE emas sebesar USD 148.396,49 per kilogram, turun 1,43 persen dari periode kedua Mei 2026 yang mencapai USD 150.555,29 per kilogram.

Pemerintah juga menurunkan HR emas dari USD 4.682,80 per troy ounce (t oz) menjadi USD 4.615,65 per troy ounce pada periode pertama Juni 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga Emas Dunia Melemah 1,43 Persen

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menjelaskan pelemahan harga emas internasional mendorong penurunan HPE dan HR emas pada awal Juni 2026.

Menurut Tommy, investor mengalihkan dana ke instrumen berimbal hasil lebih tinggi dibandingkan emas yang tidak memberikan pendapatan (non-yielding asset).

Baca Juga :  TikTokifikasi Musik: Ketika Lagu Diciptakan Hanya untuk Potongan 15 Detik

β€œSelama periode pengumpulan data, harga emas terkoreksi 1,43 persen. Pergeseran minat investor ke instrumen berbasis imbal hasil serta aksi ambil untung atau profit-taking saat pasar memasuki fase konsolidasi turut menekan harga emas,” ujar Tommy.

Pelaku pasar juga mencermati kebijakan suku bunga global dan perkembangan ekonomi dunia yang memengaruhi harga emas.

Ketidakpastian Global Tetap Topang Permintaan Emas

Meski harga terkoreksi, emas masih bertahan di level tinggi dibandingkan rata-rata historisnya.

Analis menilai ketidakpastian geopolitik, perlambatan ekonomi global, dan fluktuasi pasar keuangan tetap mendorong investor memburu emas sebagai aset safe haven.

Data perdagangan internasional menunjukkan investor masih menjadikan emas sebagai instrumen investasi utama di tengah gejolak pasar global.

Karena itu, pemerintah terus memantau perkembangan harga internasional agar kebijakan ekspor komoditas pertambangan tetap sesuai kondisi pasar terkini.

Baca Juga :  Tawuran Sadis di Cilandak, Satu Korban Luka Bacok - Polisi Buru 3 Pelaku DPO

Kemendag Libatkan Sejumlah Kementerian

Kemendag menetapkan HPE dan HR emas berdasarkan data Kementerian ESDM yang mengacu pada harga internasional.

Sementara itu, pemerintah menggunakan referensi harga dari London Bullion Market Association (LBMA) sebagai salah satu acuan utama perdagangan emas dunia.

Tommy menegaskan pemerintah menetapkan HPE dan HR melalui koordinasi lintas kementerian guna menjaga akurasi dan transparansi kebijakan perdagangan.

β€œKami mempertimbangkan data, informasi, dan perkembangan pasar terbaru dalam setiap penetapan HPE dan HR emas,” katanya.

Jaga Daya Saing Ekspor Pertambangan

Penurunan HPE emas memengaruhi perhitungan bea keluar produk pertambangan yang wajib diekspor.

Pemerintah menjaga daya saing ekspor nasional dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha pertambangan di tengah fluktuasi harga komoditas global.

Kemendag juga memastikan akan terus mengevaluasi HPE dan HR secara berkala mengikuti perkembangan harga internasional serta kondisi ekonomi dunia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3
Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
UMKM Banyuwangi Dibidik Pasar Global, Mendag Buka Jalan Ekspor
Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot
Ritel Dituntut Makin Cerdas, Mendag Dorong Adopsi Teknologi
Bundaran HI Bakal Punya Mal Bawah Tanah, MRT Siapkan 25 Tenant
UMKM RI Ekspor Keripik Buah-Tempe ke Chile, Pesanan Capai Rp510 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:21 WIB

Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3

Sabtu, 5 September 2026 - 17:04 WIB

Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:53 WIB

UMKM Banyuwangi Dibidik Pasar Global, Mendag Buka Jalan Ekspor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot

Berita Terbaru

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

HUKRIM

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:12 WIB

Nintendo merilis pembaruan firmware 23.0.0 untuk Switch 2. Update ini mengaktifkan fitur VRR mode docked dan mempersiapkan rilis Zelda Ocarina of Time Remake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:36 WIB