RIAU, POSNEWS.CO.ID — Kasus pembunuhan jasad pria dikubur pakai terpal, sempat menggegerkan warga Tualang, Siak, Riau.
Korban, Novrianto (39) tewas dibacok secara brutal oleh temannya sendiri, Ikhsan (44), setelah cekcok gara-gara hotspot WiFi, Rabu (29/10/2025).
Bukan hanya membunuh, pelaku juga diduga melakukan perbuatan biadap dan tidak berperikemanusiaan memaksa korban melakukan Threesome dengan istrinya.
Mayat korban akhirnya diketahui dari kecurigaan istri pelaku, A (37), yang melihat tanah mencurigakan di belakang rumah, Selasa (28/10). Setelah digali, jasad korban muncul terbungkus terpal. Warga sontak histeris.
Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra mengungkap pelaku sempat kabur ke Pekanbaru sebelum diciduk di kandang sapi, Rabu malam (29/10).
“Pelaku emosi karena korban tidak berbagi hotspot. Dalam kondisi mabuk tuak, pelaku menganiaya korban hingga tewas,” tegas AKBP Eka, Sabtu (1/11/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Awal Mula: Pesta Tuak Berujung Maut
Peristiwa bermula Minggu malam (25/10). Pelaku dan korban berpesta tuak di rumah pelaku di Kampung Perawang Barat. Perselisihan kecil soal akses hotspot berubah jadi amukan. Pelaku menghabisi korban dengan pukulan hantaman brutal.
Tak hanya itu, sebelum pembunuhan terjadi, pelaku dalam kondisi mabuk diduga memaksa istrinya dan korban melakukan threesome. Istri pelaku menangis dan ketakutan, namun tidak berdaya.
Usai kejadian, korban tewas dan pelaku langsung menggali lubang lalu mengubur tubuh korban dengan terpal. Esoknya pelaku bertindak biasa seolah tidak terjadi apa-apa.
Pelaku Terancam Pasal Berlapis
Polisi menjerat Ikhsan dengan pasal pembunuhan berencana dan tindak kekerasan seksual. Pelaku kini mendekam di tahanan Polres Siak dan terancam hukuman seumur hidup.
“Ini perbuatan keji dan tak manusiawi,” tegas AKBP Eka.
Warga meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. Kasus ini masih berkembang dan polisi mendalami kemungkinan keterlibatan orang lain. (red)





















