Rumah Kontrakan Ambruk di Cempaka Putih, Bayi dan Orang Tuanya Terjebak Reruntuhan

Minggu, 2 November 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Rumah ambruk. (Ist)

Ilustrasi, Rumah ambruk. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Masyarakat diminta waspada dampak curah hujan dan angin yang menerjang wilayah Jakarta saat ini. Pasalnya, warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mendadak geger sebuah rumah tiba-tiba rubuh.

Rumah kontrakan di Jalan Percetakan Negara V, Kelurahan Rawasari itu, ambruk pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 22.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden horor itu menimpa tiga penghuni rumah: Sigit Dwi Permana, Rozma Maghfira, dan bayi mereka berusia sekitar tiga bulan.

Menurut saksi Febrianto dan Deny Ismanto, suara keras terdengar sekitar pukul 21.45 WIB saat warga sedang nongkrong di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Pelaku Copet iPhone Dikalungi Tulisan “Saya Copet” di Arak Keliling Tanah Abang

“Tiba-tiba bunyi gedebuk keras, debu langsung berhamburan,” kata saksi Tri Wahyudi.

Saksi Tri kemudian bergegas masuk ke rumah yang pintunya tidak terkunci. Setibanya di dalam, ia menyaksikan atap baja ringan ambruk menimpa penghuni rumah.

Bayi dan Orang Tua Tertimbun Bangunan

Di dalam ruangan, saksi menemukan sepasang suami-istri dan bayi mereka terjebak di balik reruntuhan tembok dan plafon.

Sadar situasi kritis, saksi langsung menghubungi Damkar, grup WhatsApp RW dan RT, serta melapor ke Bhabinkamtibmas.

Baca Juga :  Klub Eksklusif Para Negara

Tak lama kemudian, anggota Polsek Cempaka Putih tiba di lokasi untuk mengecek kondisi korban dan koordinasi evakuasi.

Petugas pemadam kebakaran juga diterjunkan untuk mengangkat puing bangunan dan menyelamatkan keluarga tersebut.

Polisi dari Sektor Cempaka Putih menangani kasus ini. Diduga struktur bangunan rapuh, namun penyebab pasti masih diselidiki.

Warga diminta waspada, terutama penghuni rumah kontrakan lama yang memiliki struktur rentan roboh, apalagi saat cuaca ekstrem.

Evakuasi berlangsung malam hari dan korban kini menjalani pemeriksaan medis. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000
Bea Cukai Bongkar Fakta Baru Pilot Malaysia Kurir Narkoba 25 Kg, Diupah Rp220 Juta
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas
SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing
Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:27 WIB

Bea Cukai Bongkar Fakta Baru Pilot Malaysia Kurir Narkoba 25 Kg, Diupah Rp220 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:21 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:05 WIB

SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:26 WIB

Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan

Berita Terbaru

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:21 WIB

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB