Demo Guru di Monas, 1.597 Aparat Dikerahkan Amankan Aksi, Lalu Lintas Padat

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Guru mengenakan ikat kepala putih berjalan kaki menuju Monas saat aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat, Kamis 30 Oktober 2025. (TMC PMJ)

Guru mengenakan ikat kepala putih berjalan kaki menuju Monas saat aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat, Kamis 30 Oktober 2025. (TMC PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Massa guru dari berbagai organisasi guru menggelar demonstrasi di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menuntut pemerintah memberikan perlakuan hak yang sama dalam kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Untuk menjaga aksi demo sebanyak 1.597 aparat gabungan dikerahkan mengamankan demonstrasi guru di sekitar Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025).

Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, memastikan pengamanan ketat.

Massa guru dari gabungan organisasi guru, yakni Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM), Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN), dan Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI).

Mereka berkumpul di Masjid Istiqlal sebelum berjalan kaki menuju Monas. Selain keempat organisasi guru tersebut, beberapa elemen masyarakat lain juga turut menggelar unjuk rasa di lokasi yang sama dengan jumlah massa yang tidak terlalu banyak.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Asistensi Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah

Kesetaraan Hak dan Peluang

Dilansir dari keterangan PGMM Indonesia, para guru madrasah menilai regulasi pengangkatan PPPK yang berlaku selama ini tidak berpihak kepada mereka. Tuntutan utama aksi ini adalah kesetaraan hak dan peluang dalam rekrutmen ASN dan PPPK.

Selain itu, guru madrasah juga menuntut perlindungan profesi, pengakuan masa kerja, dan tunjangan yang layak. Mereka mendesak penghapusan regulasi yang diskriminatif terhadap guru madrasah swasta.

Keadilan dalam pembagian anggaran dan program pendidikan juga menjadi bagian dari tuntutan. Para guru juga meminta keterlibatan guru madrasah swasta dalam penyusunan kebijakan pendidikan.

Baca Juga :  Penganiayaan di Atrium Senen, Pria Dibacok Golok di Tengah Cekcok Hebat

TMC Polda Metro Jaya menyebut, “Massa aksi PGSI mulai berjalan dari Masjid Istiqlal ke Monas untuk menyampaikan pendapat.” Dalam foto, guru tampak mengenakan ikat kepala putih.

Meski lalu lintas padat, kendaraan tetap melintas di jalur lain. Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup satu lajur dari Patung Kuda ke Kedubes AS, sementara lajur sebaliknya tetap dibuka.

Kasie Humas Polres Metro Jakpus, Ipda Ruslan Basuki, menjelaskan, “Dari Kedubes AS arah ke barat dibuka seperti biasa.”

Aksi ini menjadi sorotan karena elemen guru menuntut aspirasi mereka di pusat pemerintahan dan menunjukkan solidaritas di tengah padatnya Ibu Kota. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Berita Terbaru