POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Keputusan EA menutup studio legendaris BioWare cukup mengejutkan penggemar.
Hingga kini perusahaan belum memberikan alasan resmi mengenai penutupan tersebut.
Namun demikian, laporan jurnalis Bloomberg mulai mengungkap misteri ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Raksasa industri gim ini rupanya mengutamakan pembuatan Star Wars Battlefront Tiga.
Perusahaan menilai proyek Star Wars memiliki risiko bisnis lebih rendah.
Bahkan, reputasi BioWare belakangan ini memang sedang mengalami penurunan.
Studio ini menghasilkan beberapa proyek di bawah target perusahaan.
Beban Utang Dan Kinerja Studio
Pengembangan gim berskala besar membutuhkan biaya hingga ratusan juta dolar.
Oleh karena itu, EA menolak membiayai dua proyek fiksi sains sekaligus.
Perusahaan akhirnya memilih investasi Battlefront Tiga yang lebih menjanjikan.
Kondisi keuangan EA juga memengaruhi keputusan penutupan studio ini.
Konsorsium Arab Saudi baru saja mengakuisisi perusahaan senilai lima puluh lima miliar dolar.
Transaksi tersebut memaksa perusahaan menanggung utang sekitar delapan belas miliar dolar.
Dengan demikian, EA harus membatasi pengeluaran besar secara ketat.
Performa gim Andromeda dan Anthem juga memperburuk nasib studio BioWare.
Dinamika Internal Perusahaan
Laporan Bloomberg menyebut proyek terbaru BioWare memiliki judul Mass Effect Universe.
Sementara itu, proyek Battlefront Tiga kabarnya belum memasuki tahap produksi.
Studio DICE dan Respawn saat ini sedang mengerjakan proyek Star Wars tersebut.
Dinamika internal perusahaan turut mempercepat penutupan studio BioWare.
Beberapa eksekutif pendukung studio BioWare kini telah meninggalkan posisi mereka.
EA sendiri belum mengonfirmasi Battlefront Tiga sebagai alasan utama penutupan.
Perusahaan hanya menyatakan mereka telah mengevaluasi kondisi bisnis dan dinamika industri.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













