SERANG, POSNEWS.CO.ID β Aksi penganiayaan brutal terjadi di Desa Pringwulan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.
Seorang penjual gas, Aris Munandar (34), nyaris meregang nyawa setelah dihantam tabung gas elpiji 3 kilogram oleh pelanggannya sendiri.
Peristiwa sadis tersebut terjadi saat korban datang menagih pembayaran gas LPG yang sebelumnya dipesan oleh pelaku bernama Jaenudin.
Akibat serangan brutal itu, korban mengalami luka serius di kepala dan tubuh hingga bersimbah darah.
Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi menjelaskan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu (25/2) sekitar pukul 16.40 WIB di rumah pelaku di Kampung Pakusaji, Desa Pringwulan.
Saat itu korban datang untuk mengantarkan 20 tabung gas LPG pesanan pelaku.
Namun setelah barang diterima, pelaku tidak segera membayar tagihan yang nilainya sekitar Rp400 ribu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban pun menagih pembayaran tersebut dan memilih menunggu di teras rumah pelaku.
Dipukul Brutal dari Belakang
Saat korban sedang duduk menunggu pembayaran, pelaku tiba-tiba datang dari belakang.
Tanpa peringatan, pelaku langsung menghantam kepala korban menggunakan tabung gas LPG 3 kilogram.
Serangan brutal itu dilakukan berkali-kali.
βPelaku memukul korban dari belakang menggunakan tabung gas sekitar sepuluh kali hingga korban terjatuh,β kata Yusuf.
Korban Dihajar Saat Sudah Tak Berdaya
Korban sempat mencoba bangkit untuk menyelamatkan diri.
Namun pelaku kembali menghantamnya hingga korban jatuh lagi dan tak berdaya.
Aksi keji itu semakin brutal ketika pelaku menutup kepala korban dengan karung lalu kembali memukulnya menggunakan tabung gas.
Korban akhirnya terkapar dengan luka parah dan tubuh bersimbah darah.
Setelah melancarkan penganiayaan sadis tersebut, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang terluka parah.
Warga kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berkat pertolongan cepat tenaga medis, nyawa korban akhirnya berhasil diselamatkan.
Buron Dua Pekan, Pelaku Akhirnya Ditangkap
Polisi langsung memburu pelaku yang kabur usai kejadian.
Setelah buron hampir dua minggu, pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh tim Unit Reskrim Polsek Pamarayan.
Petugas meringkus Jaenudin di tempat persembunyiannya di Desa Citereup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (11/3).
Polisi masih mendalami motif pasti penganiayaan tersebut, meski dugaan sementara pelaku emosi karena kesal kepada korban. (red)
Editor : Hadwan





















