Tahanan WNA Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Imigrasi Depok, Diduga Depresi

Rabu, 22 April 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian dan tim Inafis melakukan olah TKP di ruang tahanan Imigrasi Depok setelah seorang WNA ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi. (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian dan tim Inafis melakukan olah TKP di ruang tahanan Imigrasi Depok setelah seorang WNA ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa mengejutkan terjadi di ruang tahanan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok.

Seorang warga negara asing asal Inggris, Duncan James Rance, ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar mandi sel, Selasa (21/4/2026) sore.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan kejadian tersebut. Polisi bersama tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Peristiwa bermula sekitar pukul 15.20 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat masuk ke kamar mandi ruang tahanan.

Namun, beberapa saat kemudian, petugas menyadari korban tidak lagi berada di dalam sel.

Petugas yang curiga langsung melakukan pengecekan. Saat itu, ruang tahanan dalam kondisi kosong, sementara pintu kamar mandi tertutup rapat dari dalam.

Baca Juga :  Mafia Elpiji 3 Kg Dibongkar Polda Metro, Gas Oplosan Beroperasi 18 Bulan di Jaktim–Depok

Pintu Didobrak, Korban Tergantung

Petugas sempat memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Karena semakin mencurigakan, petugas akhirnya mendobrak pintu kamar mandi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat pintu terbuka, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di teralis ventilasi menggunakan kaos lengan panjang. Posisi tubuh korban terduduk di atas kloset dengan jeratan di leher.

Petugas segera melepaskan jeratan dan mengevakuasi korban keluar dari kamar mandi.

Korban sempat mengeluarkan darah dari hidung saat ditemukan. Dugaan sementara, korban mengalami depresi selama menjalani penahanan.

Tim medis dari rumah sakit terdekat yang dipanggil ke lokasi memastikan korban sudah meninggal dunia.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Penipuan Trading Crypto Rp3 Miliar, Pelaku Cantik Ikut Diciduk

“Hasil olah TKP tidak menemukan tanda-tanda kekerasan,” tegas Made.

Ditahan karena Pelanggaran Izin Tinggal

Diketahui, korban baru sehari ditahan sejak Senin (20/4/2026) karena pelanggaran izin tinggal. Ia disebut bekerja sebagai pengajar di sebuah sekolah di wilayah Sawangan, Depok.

Setelah proses identifikasi, petugas membawa jenazah korban ke RS Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak Imigrasi juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan kasus ini.

Polisi masih mendalami kejadian ini, termasuk kondisi psikologis korban sebelum ditemukan tewas.

Aparat memastikan penyelidikan berjalan transparan untuk mengungkap seluruh fakta di balik insiden tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban
AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil
Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:53 WIB

AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB