Tanker Minyak Jepang Berhasil Tembus Blokade Selat Hormuz

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenangan logistik. Sebuah kapal tanker Jepang berhasil melintasi Selat Hormuz yang terblokade, membawa pasokan minyak krusial menuju Prefektur Aichi di tengah krisis energi global yang melanda Asia. Dok: Istimewa.

Kemenangan logistik. Sebuah kapal tanker Jepang berhasil melintasi Selat Hormuz yang terblokade, membawa pasokan minyak krusial menuju Prefektur Aichi di tengah krisis energi global yang melanda Asia. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Kapal tanker minyak milik Jepang sukses menembus blokade di Selat Hormuz. Peristiwa ini menandai keberhasilan pertama sejak perang Iran menyebabkan restriksi lalu lintas maritim yang sangat ketat.

Pemerintah Jepang mengonfirmasi kapal tersebut kini sedang berlayar menuju Jepang. Selain itu, kapal tanker yang dioperasikan oleh anak perusahaan Idemitsu Kosan Co. ini membawa tiga warga negara Jepang. Langkah ini memberi harapan baru bagi industri energi Negeri Sakura di tengah krisis pasokan global.

Detail Perjalanan dan Kargo Tanker

Kapal tanker Idemitsu Maru memuat minyak mentah dari Pelabuhan Yanbu, Arab Saudi, pada awal Maret lalu. Selanjutnya, kapal tersebut sempat tertahan di lepas pantai Abu Dhabi selama lebih dari seminggu.

Namun, kapal akhirnya mulai bergerak menuju selat setelah mendapatkan izin dari otoritas Iran. Situs pelacakan MarineTraffic menunjukkan kapal sepanjang 300 meter ini melewati selat pada Selasa malam waktu setempat. Oleh karena itu, kapal membutuhkan waktu sekitar tiga minggu untuk sampai di fasilitas Idemitsu di Prefektur Aichi, Jepang.

Baca Juga :  Peringatan IMF: Rencana Penangguhan Pajak Pangan Jepang Berisiko

Diplomasi Menlu Motegi: Mendesak Jalur Bebas

Di tengah keberhasilan transit ini, Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, melakukan komunikasi penting dengan mitranya dari Iran, Abbas Araghchi, pada hari Jumat. Dalam pertemuan via telepon, Motegi menekankan pentingnya jalur bebas dan aman di Selat Hormuz bagi kapal dari semua negara.

Motegi juga mendesak Iran agar mengizinkan pelintasan cepat bagi kapal-kapal lain yang masih terdampar di Teluk Persia. Hingga saat ini, Asosiasi Pemilik Kapal Jepang mencatat sekitar 39 kapal yang memiliki keterkaitan dengan Jepang masih terjebak di kawasan tersebut.

Kerentanan Energi Jepang

Jepang sangat bergantung pada minyak mentah dari Timur Tengah. Sebagian besar pasokan energi mereka biasanya melewati Selat Hormuz. Oleh sebab itu, penutupan jalur maritim ini langsung memicu lonjakan harga minyak global akibat kekhawatiran akan gangguan pasokan.

Baca Juga :  AKBP Boy Jumalolo Laporkan iPhone 17 Pro Max ke KPK, Tegaskan Sikap Antigratifikasi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya, pemerintah kini berupaya keras untuk menjaga stabilitas pengiriman minyak. Motegi secara tegas meminta Teheran untuk menjaga gencatan senjata dengan Amerika Serikat. Dengan demikian, stabilitas kawasan akan membantu penurunan risiko gangguan pasokan energi lebih lanjut bagi ekonomi Jepang.

Menjaga Rantai Pasok di Tengah Gejolak

Keberhasilan transit Idemitsu Maru menjadi angin segar bagi pelaku industri energi di Jepang. Singkatnya, langkah ini menunjukkan bahwa diplomasi proaktif dan kerja sama dengan pihak terkait mampu membuahkan hasil di tengah konflik terbuka.

Dengan demikian, masyarakat industri kini memantau perkembangan situasi di Selat Hormuz dengan saksama. Tokyo berharap situasi tetap kondusif agar puluhan kapal lainnya dapat segera menyusul pulang dengan aman.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jakarta Hujan Ringan – Bogor Berpotensi Diguyur Petir
Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026
KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah
Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah
Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi
Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1
Trump Ancam Intervensi Militer Setelah Dakwa Raul Castro
Pura-pura Jadi Penumpang, Begal di Bogor Malah Babak Belur

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:53 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jakarta Hujan Ringan – Bogor Berpotensi Diguyur Petir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:00 WIB

Tanker Minyak Jepang Berhasil Tembus Blokade Selat Hormuz

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:15 WIB

Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah

Berita Terbaru

Kemenangan logistik. Sebuah kapal tanker Jepang berhasil melintasi Selat Hormuz yang terblokade, membawa pasokan minyak krusial menuju Prefektur Aichi di tengah krisis energi global yang melanda Asia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tanker Minyak Jepang Berhasil Tembus Blokade Selat Hormuz

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:00 WIB

Melawan degradasi fisik. Novak Djokovic menginjak usia 39 tahun dengan tantangan berat di Prancis Terbuka, namun sang legenda tetap menolak untuk mundur di tengah dominasi para rival muda yang lebih bugar. Dok: Istimewa.

SPORT

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB