Tawuran Maut di Cilincing: Remaja 19 Tahun Tewas, Dua Pelaku Diburu Polisi

Senin, 27 Juli 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tawuran maut kembali pecah di Jakarta Utara. Dua kelompok remaja terlibat bentrokan di Jalan Kalibaru Timur IV, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Bentrok tersebut berujung maut. Seorang remaja berinisial RM (19) meninggal dunia setelah mengalami luka parah dalam tawuran.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Luka lecet di bagian badan dan putus telapak tangan. Meninggal dunia di rumah sakit,” kata Bobi saat dikonfirmasi, Senin sore (27/7/2026).

Baca Juga :  Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Tawuran Diduga Sudah Direncanakan

Polisi menduga bentrokan tersebut bukan terjadi secara spontan. Dua kelompok remaja disebut telah membuat janji untuk bertemu sebelum tawuran pecah.

“Yang pasti janjian antar kelompok,” ujar Bobi.

Setelah kedua kelompok bertemu, bentrokan pun pecah. Situasi berubah menjadi brutal hingga menyebabkan RM mengalami luka parah.

Polisi kini masih menyelidiki secara menyeluruh rangkaian tawuran tersebut, termasuk senjata yang digunakan dan peran masing-masing pelaku.

Polisi Periksa Empat Saksi, Dua Pelaku Diburu

Untuk mengungkap kasus tawuran maut itu, polisi telah memeriksa empat orang saksi. Selain itu, aparat juga memburu dua orang yang diduga terlibat langsung dalam bentrokan.

“Sudah kita periksa empat orang saksi. Sedang proses pengejaran pelaku. Sementara ada dua pelaku,” tegas Bobi.

Baca Juga :  Anggota BRN Diserang Puluhan Oknum Ormas di Pasuruan, 1 Orang Luka Berat

Polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk memastikan identitas dan peran kedua pelaku yang kini diburu.

Tawuran Remaja Kembali Telan Korban

Kematian RM kembali menjadi peringatan keras tentang bahaya tawuran remaja. Perselisihan yang bermula dari ajakan bertemu dapat berubah menjadi kekerasan dalam hitungan menit.

Bahkan, aksi yang awalnya dianggap sebagai perkelahian antarkelompok kini berujung pada hilangnya satu nyawa.

Karena itu, polisi mengimbau para remaja tidak mudah terpancing ajakan tawuran.

Orang tua dan masyarakat juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari.

Polisi masih memburu dua pelaku dan mendalami kasus tawuran maut di Cilincing tersebut. Aparat memastikan proses hukum akan dilakukan terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB