Tiket KA Lebaran 2026 Ludes 178.897, Puncak Penjualan H-2 Lebaran dari Jakarta

Senin, 2 Februari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang memadati Stasiun Pasar Senen Jakarta saat puncak penjualan tiket mudik Lebaran 2026. (Posnews/PT KAI)

Penumpang memadati Stasiun Pasar Senen Jakarta saat puncak penjualan tiket mudik Lebaran 2026. (Posnews/PT KAI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat lonjakan signifikan penjualan tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) reguler untuk periode libur Lebaran 2026.

Hingga awal Februari, KAI telah menjual 178.897 tiket keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir untuk masa mudik 11–19 Maret 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyebut puncak penjualan sementara terjadi pada Rabu, 19 Maret 2026 atau H-2 Lebaran.

Pada tanggal tersebut, KAI mencatat penjualan 25.733 tiket hanya dari wilayah Daop 1 Jakarta.

“Angka penjualan tertinggi sementara terjadi pada keberangkatan 19 Maret 2026 dengan total lebih dari 25 ribu tiket terjual,” ujar Franoto di Jakarta, Senin.

Sementara itu, KAI telah membuka layanan pemesanan tiket Lebaran sejak 2 Februari 2026 atau H-45 keberangkatan.

Baca Juga :  Perampokan Motor Honda Beat di Jatibening Bekasi, Korban Dirampas 8 Begal

Hingga kini, masyarakat sudah bisa memesan tiket perjalanan mudik hingga 19 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, KAI akan membuka pemesanan tiket untuk keberangkatan H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026 mulai Selasa (3/2) pukul 00.00 WIB.

Mendekati Arus Mudik 2026

Data penjualan menunjukkan tren kenaikan seiring mendekatnya puncak arus mudik.

Pada 11 Maret 2026 (H-10), KAI menjual 6.429 tiket. Jumlah tersebut melonjak menjadi 16.763 tiket pada 12 Maret (H-9) dan kembali naik menjadi 23.957 tiket pada 13 Maret (H-8).

Lonjakan penjualan semakin terasa pada 14 Maret (H-7) dengan 25.256 tiket terjual, lalu 21.324 tiket pada 15 Maret (H-6).

Baca Juga :  Langit Jabodetabek Gelap, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang

Selanjutnya, penjualan mencapai 18.325 tiket pada 16 Maret (H-5), naik menjadi 20.046 tiket pada 17 Maret (H-4), dan kembali meningkat menjadi 21.046 tiket pada 18 Maret (H-3).

“Berdasarkan data sementara, tanggal favorit pemesanan berada pada 13 hingga 19 Maret 2026, dengan penjualan di atas 20 ribu tiket per hari,” jelas Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta pun mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI atau mitra resmi penjualan tiket guna menghindari praktik percaloan.

Selain itu, apabila tiket pada jadwal atau rute yang diinginkan telah habis, KAI menyarankan pelanggan memanfaatkan fitur connecting train sebagai alternatif perjalanan mudik yang aman dan nyaman. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut
Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk
Pemprov DKI Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Buka Akses Audit Tanpa Batas
Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda
Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang
: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan
Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:48 WIB

TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:09 WIB

Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:53 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:35 WIB

Pemprov DKI Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Buka Akses Audit Tanpa Batas

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:23 WIB

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pembunuh senyap di balik meja kerja. Gaya hidup kurang gerak akibat pola kerja pasif kini memicu lonjakan kasus hipertensi dan diabetes pada generasi Z dan Milenial. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Rabu, 11 Feb 2026 - 18:23 WIB