Tragis! Pria Tewas Usai Tenggak Cairan Diduga Air Raksa di Hayam Wuruk

Minggu, 23 November 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Begini jadinya jika seorang pekerja ceroboh dan tidak hati-hati meski dalam kondisi kehausan. Melihat botol air mineral langsung main minum hingga akhirnya tewas.

Pria bernama Effendi Ie tewas secara tragis usai menenggak minuman yang diduga air raksa di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 14.20 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban ditemukan tak bernyawa di area Indomaret Hayamwuruk, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari.

Baca Juga :  Skandal Berkas Epstein: Misteri Redaksi Nama Besar

Peristiwa sadis itu bermula ketika korban dan dua saksi, Didit dan Muriani, dalam perjalanan pulang dari kantor di Harco Mangga Dua, Jakarta Utara.

Saat melintas di Jalan Hayam Wuruk, korban meminum cairan dalam kemasan yang ternyata diduga mengandung air raksa.

Mengetahui korban salah minum, saksi panik dan langsung membelikan susu beruang di Indomaret Maphar sebagai pertolongan pertama.

Baca Juga :  Gengsi di Balik Segelas Kopi

Namun, ketika saksi kembali ke mobil, korban sudah muntah hebat dan tak sadarkan diri.

Tanpa membuang waktu, saksi membawa korban ke RS Husada untuk mendapatkan perawatan intensif. Meski tim medis berusaha maksimal, dokter akhirnya menyatakan korban meninggal dunia.

Kasus penemuan mayat ini langsung ditangani Polsek Tamansari. Hingga kini, polisi masih menggali keterangan saksi untuk memastikan asal-usul cairan mematikan yang diminum korban. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:36 WIB

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Berita Terbaru

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB