Trump Hapus Bea Masuk Daging Sapi, Kopi, dan Buah Tropis

Sabtu, 15 November 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Negosiasi di hari lahir. Presiden AS Donald Trump menggelar diplomasi telepon bersama Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy menjelang pembukaan KTT G7 di Prancis. Dok: Istimewa.

Negosiasi di hari lahir. Presiden AS Donald Trump menggelar diplomasi telepon bersama Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy menjelang pembukaan KTT G7 di Prancis. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID  — Presiden Donald Trump pada Jumat (14/11/2025) mengumumkan langkah dramatis. Ia membatalkan tarif AS untuk daging sapi, kopi, buah-buahan tropis, dan puluhan komoditas lainnya.

Langkah ini ia ambil di tengah meningkatnya tekanan terhadap pemerintahannya untuk memerangi harga konsumen yang tinggi (inflasi). Masalah inflasi ini terus-menerus menggerogoti kantong warga Amerika.

Mundur Setelah Kalah Pemilu Sela

Padahal, Trump telah membangun masa jabatan keduanya di atas kebijakan tarif yang curam. Tujuannya adalah mendorong produksi domestik dan mengangkat ekonomi AS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, pembatalan tiba-tiba (abrupt retreat) dari kebijakan andalannya ini dianggap sangat signifikan. Langkah ini menyusul kekalahan besar Partai Republik dalam pemilu sela (off-year elections) bulan ini. Dalam pemilu itu, pemilih di Virginia, New Jersey, dan wilayah kunci lainnya menyebut kekhawatiran ekonomi sebagai isu utama mereka, sehingga memberi kemenangan besar bagi Demokrat.

Baca Juga :  Model Beijing: Kapitalisme Otoriter Penantang Demokrasi Liberal

Demokrat: “Trump Akhirnya Mengaku”

Tentu saja, Demokrat langsung mengkritik langkah ini. Mereka menggambarkannya sebagai pengakuan bahwa kebijakan tarif Trump telah gagal dan menyusahkan rakyat.

“Presiden Trump akhirnya mengakui apa yang selalu kita ketahui: tarifnya menaikkan harga bagi rakyat Amerika,” kata Perwakilan Demokrat Don Beyer dari Virginia.

Ia menambahkan bahwa Gedung Putih mencoba menjadikan “kemunduran tarif” ini sebagai “poros menuju keterjangkauan” setelah “dihajar” oleh kemarahan pemilih dalam pemilu.

Penjelasan Trump dan Gedung Putih

Di atas Air Force One, Trump mencoba meremehkan langkah itu. “Kami baru saja melakukan sedikit kemunduran pada beberapa makanan seperti kopi,” kata Trump.

Saat wartawan desak apakah tarifnya berkontribusi pada kenaikan harga, Trump mengakui, “Saya katakan mereka mungkin, dalam beberapa kasus” memiliki efek itu. Namun, ia bersikeras bahwa “sebagian besar beban itu negara lainlah yang menanggung biayanya.”

Secara terpisah, Gedung Putih menjelaskan bahwa tarif tersebut tidak lagi diperlukan. Alasannya, mereka telah mencapai kesepakatan dagang baru dengan mitra AS seperti Ekuador, Guatemala, El Salvador, dan Argentina.

Baca Juga :  Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS

Dampak Langsung ke Konsumen

Perintah eksekutif yang Trump tandatangani itu juga menghapus tarif untuk teh, jus buah, kakao, rempah-rempah, pisang, jeruk, tomat, dan pupuk tertentu.

Bahkan, beberapa produk ini tidak Amerika Serikat produksi, sehingga tarif yang awalnya bertujuan mendorong produksi domestik tidak berdampak apa-apa selain menaikkan harga bagi importir dan konsumen.

Menanggapi hal ini, Asosiasi Industri Makanan (Food Industry Association) memuji langkah Trump untuk memberikan “bantuan tarif yang cepat.” Asosiasi itu menyebut langkah ini sebagai “langkah kritis menjamin pasokan yang cukup dengan harga yang terjangkau oleh konsumen.”

Janji Cek $2.000 yang Kontradiktif

Anehnya, meskipun membatalkan tarif, Trump menggunakan komentarnya di Air Force One untuk mengulangi janjinya. Ia berjanji akan menggunakan pendapatan tarif (yang kini berkurang) untuk mendanai cek $2.000 bagi warga Amerika, mungkin pada tahun 2026.

Namun, ia menolak anggapan bahwa cek tersebut dapat memperburuk inflasi. “Ini adalah uang yang diperoleh dari negara lain… Ini uang sungguhan,” klaim Trump.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik
Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni
Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan
Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang
Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas
Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris
Penembakan Massal di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik

Minggu, 27 September 2026 - 22:00 WIB

Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni

Minggu, 27 September 2026 - 21:30 WIB

Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang

Minggu, 27 September 2026 - 20:30 WIB

Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas

Berita Terbaru

Otoritas Bangkok menetapkan status bencana di seluruh 50 distrik akibat banjir parah. Simak laporan curah hujan ekstrem dan imbauan gubernur. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi, Kepolisian Afrika Selatan menemukan jenazah wanita kesepuluh di Ekurhuleni. Simak rincian penyelidikan polisi dan data lonjakan kekerasan gender. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni

Minggu, 27 Sep 2026 - 22:00 WIB

Ribuan warga Madrid menggelar demonstrasi krisis perumahan usai penggusuran lansia 87 tahun. Simak rincian tuntutan penyewa dan data krisis properti Spanyol. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:30 WIB

Ledakan gas ambrukkan bangunan di kawasan Plaka Athena dan menewaskan enam orang termasuk empat warga AS. Simak rincian evakuasi dan investigasinya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:00 WIB

Kolombia mengekstradisi gembong narkoba Geovany Andres Rojas ke AS. Simak rincian pergeseran kebijakan keamanan Presiden Abelardo de la Espriella. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:30 WIB