Viral! Oknum Polisi Pukul Pegawai SPBU di Jaktim Gegara Barcode Pertalite

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekaman CCTV memperlihatkan dugaan oknum polisi memukul tiga pegawai SPBU di Jalan Bekasi Timur Raya, Pulogadung, Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

Rekaman CCTV memperlihatkan dugaan oknum polisi memukul tiga pegawai SPBU di Jalan Bekasi Timur Raya, Pulogadung, Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang oknum anggota polisi menggegerkan kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

Insiden itu terjadi di sebuah SPBU di Jalan Bekasi Timur Raya, Cipinang, Minggu (22/2/2026) malam, dan kini videonya viral di media sosial.

Rekaman CCTV memperlihatkan aksi pemukulan terhadap tiga pegawai SPBU saat bertugas melayani pengisian bahan bakar.

Cek Barcode Pertalite, Berujung Cekcok

Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa bermula ketika pelaku datang menggunakan mobil mewah dan hendak membeli BBM subsidi jenis Pertalite. Ia menunjukkan barcode sebagai syarat transaksi.

Namun, petugas menemukan barcode tersebut tidak sesuai dengan data kendaraan yang digunakan.

Baca Juga :  Polda Metro Sikat Balpres Ilegal — 207 Bal Sita, Jaringan Penyeludup Ambyar

Karena itu, petugas mengarahkan pembelian ke BBM nonsubsidi jenis Pertamax sesuai aturan distribusi subsidi.

Diduga tersulut emosi, pelaku terlibat adu mulut dengan petugas. Situasi memanas dan berujung dugaan pemukulan terhadap tiga karyawan SPBU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga Korban Luka, Sudah Lapor Polisi

Salah satu staf SPBU, Mukhlisin, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut pemukulan terjadi setelah petugas menjelaskan ketidaksesuaian barcode.

“Ada tiga korban. Customer sempat menyebut ini mobil jenderal, ada narasi kapolda. Kami sudah melapor ke Polsek dan korban sudah visum di RS Polri Kramat Jati,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Akibat kejadian itu, para korban mengalami luka di bagian wajah dan rahang. Mereka langsung menjalani visum sebagai bagian dari proses hukum.

Baca Juga :  Viral di Medsos, Diduga Rekayasa BAP - Propam Periksa Anggota Polsek Cilandak

Polsek Pulogadung kini menangani kasus dugaan penganiayaan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, Polda Metro Jaya belum menyampaikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan oknum anggotanya.

Sebagai informasi, pembelian BBM subsidi seperti Pertalite memang wajib menggunakan sistem barcode sesuai kebijakan distribusi dari Pertamina untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik, terutama terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan tindakan kekerasan terhadap petugas layanan publik.

Publik mendesak polisi segera memberikan klarifikasi dan menindak tegas pelaku jika terbukti melanggar hukum. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi
Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai
Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:44 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Berita Terbaru