Viral! Oknum TNI Aniaya Sopir Taksi Online di Puspiptek, Kini Diperiksa Denpom

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Video penganiayaan pengemudi taksi online di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, viral dan memicu kemarahan publik.

Komandan Kodim 0510/Tigaraksa, Yudho Setyono, membenarkan pelaku merupakan prajurit aktif TNI berinisial Peltu A.

Yudho menegaskan oknum tersebut memang berdinas di Kodim 0510/Tigaraksa. Namun, ia memastikan institusinya tidak akan mentolerir tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, ada oknum anggota yang terlibat. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,” tegas Yudho di Tangerang, Selasa (3/3/2026).

Diamankan Polisi Militer

Setelah laporan dugaan penganiayaan mencuat, Polisi Militer langsung bergerak cepat. Peltu A kini menjalani pemeriksaan intensif oleh Denpom Jaya guna mengusut tuntas insiden tersebut.

“Saat ini kasus dalam penanganan POM untuk pemeriksaan dan klarifikasi,” lanjut Yudho.

Baca Juga :  Matinya Institusi Internasional? Mengapa Realisme Menganggap PBB Hanya Alat Kepentingan Negara Besar

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen TNI dalam menegakkan disiplin dan transparansi hukum terhadap anggotanya.

Viral di Media Sosial

Sebelumnya, Polres Tangerang Selatan menerima laporan resmi dugaan penganiayaan pada Senin (2/3/2026).

Insiden itu viral setelah diunggah akun Instagram @daschamindonesia dan memicu gelombang kecaman warganet.

Dalam video yang beredar, korban yang merupakan sopir taksi online terlihat dibanting ke aspal saat tangannya dalam kondisi diborgol.

Aksi tersebut terjadi usai kendaraan korban dan pelaku diduga bersenggolan di Jalan Raya Puspiptek.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, Wira Graha Setiawan, membenarkan pihaknya telah memeriksa korban dan saksi.

“Laporan sudah kami terima. Kami langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa korban maupun pelapor,” ujar Wira.

Baca Juga :  Penumpang TransJakarta Harus Waspada, Terduga Pencopet Ditangkap di Halte CSW

Dipicu Senggolan, Berujung Kekerasan

Wira menjelaskan peristiwa bermula dari senggolan dua kendaraan yang kemudian memicu cekcok. Situasi memanas hingga berujung dugaan tindak kekerasan terhadap pengemudi taksi online tersebut.

Polisi juga mendalami sejumlah barang bukti dan rekaman video yang tersebar di media sosial.

Selanjutnya, aparat menyerahkan terduga pelaku ke Denpom Jaya untuk menjalani proses hukum sesuai kewenangan militer.

“Barang bukti dan video masih kami dalami. Terduga pelaku sudah kami serahkan ke satuan samping untuk proses lebih lanjut,” tegas Wira.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat dan terjadi di ruang publik. Kini, masyarakat menunggu hasil pemeriksaan serta sanksi tegas terhadap pelaku demi menjamin keadilan bagi korban. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrakan di Gambir Disulap Jadi Lab Tembakau Sintetis, SW Produksi 4 Kali
Polisi Ungkap Bisnis Video A Day in My Life, 20 Konten Dibuat Sejak Juli
Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak
Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga
Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor
WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WIB

Kontrakan di Gambir Disulap Jadi Lab Tembakau Sintetis, SW Produksi 4 Kali

Rabu, 23 September 2026 - 07:42 WIB

Polisi Ungkap Bisnis Video A Day in My Life, 20 Konten Dibuat Sejak Juli

Rabu, 23 September 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:28 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Berita Terbaru

Kanselir Jerman Friedrich Merz hadapi krisis politik usai kekalahan parah Partai CDU di pemilu regional. Simak rincian analisis perolehan suara AfD. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:43 WIB

INTERNASIONAL

Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:37 WIB

CNN, MS NOW, dan Politico resmi menggugat pemerintahan Donald Trump atas pencabutan akses Gedung Putih. Simak detail sengketa hukum dan dampaknya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:33 WIB