Viral Tawuran Kembang Api 2 Kelompok Pemuda di Cilincing, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi pemuda menyalakan kembang api di Jalan Cilincing Raya Jakarta Utara yang viral di media sosial. (Posnews/MR)

Aksi pemuda menyalakan kembang api di Jalan Cilincing Raya Jakarta Utara yang viral di media sosial. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Video yang memperlihatkan aksi saling serang kembang api di Jalan Cilincing Raya, Jakarta Utara, Sabtu malam (7/3/2026), viral di media sosial dan sempat memicu kepanikan warga.

Banyak warganet menduga kejadian tersebut merupakan aksi tawuran antar kelompok pemuda.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat dua kelompok pemuda saling menyalakan dan mengarahkan kembang api ke arah lawannya.

Percikan api yang beterbangan membuat para pengendara yang melintas terpaksa memperlambat kendaraan, bahkan sebagian memilih berhenti karena khawatir terkena ledakan kembang api.

Situasi itu sempat membuat arus lalu lintas di kedua arah Jalan Cilincing Raya tersendat.

Selain itu, masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi, termasuk yang tengah menjalankan ibadah, merasa resah dengan aksi tersebut.

Baca Juga :  Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Namun, pihak kepolisian memastikan peristiwa tersebut bukan tawuran seperti yang ramai diberitakan di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kejadian itu hanyalah aksi konvoi sekelompok pemuda yang bermain kembang api.

“Bukan tawuran. Itu hanya anak-anak yang sedang konvoi sambil bermain kembang api,” ujar AKP Bobi Subasri saat dikonfirmasi Posnews, Sabtu malam (7/3/2026).

Ia menambahkan, situasi di lokasi kini telah kembali kondusif setelah warga bersama anggota Polsek Cilincing membubarkan kerumunan tersebut.

“Sudah dibubarkan oleh warga dan anggota Polsek. Kondisinya sekarang aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Cairkan Rp35 Miliar, 16.500 Guru Korban Banjir Terima Tunjangan Rp2 Juta

Meski demikian, kejadian ini kembali menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, peredaran kembang api dan petasan masih cukup marak di berbagai wilayah, terutama menjelang momen Ramadan 1447 Hijriah.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian terus melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran bahan peledak ringan tersebut.

Penindakan dilakukan berdasarkan Undang-Undang Bunga Api 1932 serta Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008 yang mengatur penggunaan bahan peledak komersial.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak menyalakan kembang api di jalan raya karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan memicu gangguan ketertiban umum. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar
Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika
Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan
Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang
Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor
Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta
Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:10 WIB

Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar

Rabu, 22 April 2026 - 18:46 WIB

Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika

Rabu, 22 April 2026 - 17:38 WIB

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan

Rabu, 22 April 2026 - 15:52 WIB

Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang

Berita Terbaru