137 Kepala SPPG Dicopot, BGN Terapkan Zero Tolerance Kasus Keracunan MBG

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, dapur Makan Bergizi Gratis. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, dapur Makan Bergizi Gratis. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah drastis dengan mencopot 137 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah di Indonesia.

BGN menjatuhkan sanksi tersebut setelah menemukan pelanggaran serius, mulai dari kasus keracunan makanan hingga pelanggaran disiplin dan dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa lembaganya menerapkan kebijakan tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap setiap insiden keracunan yang terjadi di dapur MBG.

“Kasus keracunan tidak boleh terjadi lagi. Ini menyangkut nyawa, kesehatan, dan keamanan anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita,” ujar Sudaryono, Senin (3/8/2026).

Jawa Barat Jadi Daerah dengan Pencopotan Terbanyak

BGN mencatat 49 kepala SPPG dicopot di Jawa Barat, disusul Lampung (26 orang), Jawa Timur (11), Sumatera Utara (10), Banten (10), dan Jawa Tengah (5).

Selain itu, BGN juga memberhentikan kepala SPPG Karangturi, Semarang, yang menangani dapur penyebab kasus keracunan di SMKN 6 Semarang.

Dugaan Penyalahgunaan Dana Ikut Diselidiki

Selain kasus keracunan, BGN memberhentikan sejumlah kepala SPPG karena pelanggaran disiplin dan dugaan penyalahgunaan dana operasional.

Baca Juga :  Prajurit TNI Diduga Tembak Mati Juru Parkir di Jayapura, Pelaku Ditahan

BGN kini mengklasifikasikan kasus keracunan sebagai kejadian fatal karena menyangkut keselamatan penerima manfaat MBG.

Dapur Langsung Disuspend

BGN akan menghentikan sementara operasional dapur atau SPPG yang terlibat setiap kali muncul kasus keracunan.

Setelah itu, tim akan melakukan investigasi menyeluruh untuk menilai apakah terjadi kelalaian atau pelanggaran lain.

Hasil penyelidikan akan menentukan sanksi lanjutan, termasuk pemecatan atau penghentian kontrak kerja.

Pemerintah memperketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis untuk menjaga kualitas makanan, keamanan pangan, dan tata kelola anggaran. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo di Gontor: Tak Boleh Ada Orang Lapar dan Koruptor
Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen
Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung
KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor
Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa
Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat
Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Dokumen dan BBE Disita
Posko SAR Arupadhatu 1 Ditutup, 5 Jurnalis dan 3 Awak Masih Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WIB

Prabowo di Gontor: Tak Boleh Ada Orang Lapar dan Koruptor

Jumat, 18 September 2026 - 17:20 WIB

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 15:46 WIB

Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor

Jumat, 18 September 2026 - 10:26 WIB

Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo. (Posbews/YouTube)

NASIONAL

Prabowo di Gontor: Tak Boleh Ada Orang Lapar dan Koruptor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 17:03 WIB

Honor resmi meluncurkan Pad X9b Max ke pasar global. Simak spesifikasi layar 13 inci 120Hz, baterai 10.100mAh, dan harga resminya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Honor Resmi Boyong Tablet Pad X9b Max ke Pasar Global

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:18 WIB

Micron merilis modul memori DDR5 RDIMM 512GB pertama di dunia. Simak keunggulan kecepatan 9200 MT/s dan efisiensi daya 60 persen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Micron Luncurkan Modul Memori DDR5 RDIMM 512GB

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:25 WIB