Polisi Tangkap Terduga Peneror Bom 10 Sekolah di Depok, Pelaku Bantah Kirim Email Ancaman

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnewews/iStock)

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnewews/iStock)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Penyelidikan mendalam yang dilakukan polisi akhirnya membuahkan hasil. Polisi bergerak cepat membekuk terduga peneror bom yang menggegerkan dunia pendidikan di Kota Depok, Jawa Barat.

Pelaku berinisial Karmila kini diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Metro Depok.

Namun demikian, Karmila membantah keras terlibat langsung dalam pengiriman email ancaman bom ke 10 sekolah di Depok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terduga pelaku atas nama Karmila sudah kami mintai keterangan. Namun, yang bersangkutan tidak mengakui perbuatannya,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga :  Tragedi Kebakaran Jakarta Utara, Cas Mobil Listrik Picu Ledakan, 5 Korban Tewas

Meski begitu, polisi belum menghentikan penyelidikan. Sebaliknya, penyidik kini memburu pacar Karmila yang diduga mengetahui atau bahkan terlibat dalam teror tersebut.

“Kami masih mencari keberadaan pacarnya. Namun, belum bisa dipastikan apakah yang bersangkutan terlibat atau tidak,” tegas Made.

Sebelumnya, teror bom dikirim melalui email anonim ke 10 sekolah di Kota Depok pada Selasa (23/12/2025). Ancaman tersebut langsung memicu kepanikan dan pengamanan ketat di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  WHO Tetapkan Status Darurat Internasional di Tengah Konflik

Adapun 10 sekolah yang menjadi sasaran teror, yakni:

  • SMA Arrahman
  • SMA Al Mawaddah
  • SMA Negeri 4 Depok
  • SMA PGRI 1 Depok
  • SMA Bintara
  • SMA Budi Bakti
  • SMA Cakra Buana
  • SMA 7 Sawangan
  • SMA Nururrahman
  • SMAN 6 Depok

Sementara itu, aparat kepolisian memastikan seluruh sekolah dalam kondisi aman dan steril. Penyelidikan pun terus berlanjut untuk mengungkap dalang sebenarnya di balik teror yang meresahkan publik tersebut.

Polisi menegaskan tidak akan mentoleransi aksi teror dalam bentuk apa pun, terlebih yang menyasar dunia pendidikan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral 3 Bocah Cari Makan di Tempat Sampah, Fakta Sudinsos Bikin Prihatin
SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian
Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi
Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk
Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar
Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek
Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Viral 3 Bocah Cari Makan di Tempat Sampah, Fakta Sudinsos Bikin Prihatin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:10 WIB

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar

Berita Terbaru

Henri B Kagan dan Kenso Soai meraih Hadiah Nobel Kimia atas penemuan autokatalisis dan efek non-linear. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Henri B Kagan dan Kenso Soai Memenangi Hadiah Nobel Kimia

Rabu, 7 Okt 2026 - 20:04 WIB