64 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Drone di Rumah Sakit Darfur

Senin, 23 Maret 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Modernisasi militer asimetris. Korea Selatan meluncurkan pengadaan 11.000 drone komersial tahun ini sebagai bagian dari ambisi besar mencetak 500.000 prajurit ahli drone guna memperkuat daya pukul pertahanan nasional. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Modernisasi militer asimetris. Korea Selatan meluncurkan pengadaan 11.000 drone komersial tahun ini sebagai bagian dari ambisi besar mencetak 500.000 prajurit ahli drone guna memperkuat daya pukul pertahanan nasional. Dok: Istimewa.

KHARTOUM, POSNEWS.CO.ID – Sebuah serangan udara mematikan menghantam fasilitas kesehatan di Sudan pada hari Jumat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa insiden tersebut menewaskan 64 orang dan melukai 89 orang lainnya.

Kantor kemanusiaan PBB di Sudan menyatakan rasa ngeri atas serangan di Darfur Timur tersebut. Laporan menyebutkan bahwa korban tewas mencakup warga sipil, pasien, hingga anak-anak. Akibatnya, fasilitas kesehatan tersebut kini mengalami kelumpuhan total dalam memberikan layanan medis darurat.

Serangan Drone Militer di Wilayah RSF

Kelompok hak asasi manusia, Emergency Lawyers, mendokumentasikan rincian serangan tersebut. Mereka melaporkan bahwa sebuah drone milik angkatan darat Sudan menghantam Rumah Sakit Pendidikan El-Daein. Kawasan ini merupakan ibu kota negara bagian Darfur Timur yang saat ini berada di bawah kendali Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

Dalam hal ini, militer Sudan terus berupaya mendorong mundur pasukan paramiliter dari koridor pusat negara. Oleh karena itu, kota-kota di wilayah Darfur yang menjadi basis RSF sering kali menjadi target serangan udara. Serangan militer sebelumnya di pasar kota tersebut bahkan memicu kebakaran hebat pada tangki-tangki minyak selama berjam-jam.

Tren Mematikan: Eskalasi Perang Drone

Penggunaan drone berkekuatan tinggi kini menjadi ciri khas perang saudara di Sudan. Serangan udara semacam ini hampir terjadi setiap hari dan merenggut puluhan nyawa sekaligus. Bahkan, Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Türk, mencatat lebih dari 200 warga sipil tewas akibat drone dalam waktu hanya delapan hari.

Terlebih lagi, pihak-pihak yang bertikai terus menggunakan senjata peledak dengan dampak luas di area padat penduduk. Rumah sakit tetap menjadi target reguler meskipun PBB telah berulang kali melontarkan kecaman keras. Sebagai hasilnya, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar kini hampir terputus sepenuhnya di banyak wilayah konflik.

Baca Juga :  Keluarga Korban Konfrontasi Pemilik Bar Swiss

Rekor Kelaparan dan Krisis Pengungsian Dunia

Data PBB menunjukkan bahwa lebih dari 1.800 orang tewas dalam serangan terhadap fasilitas medis sejak awal perang. Tahun ini saja, otoritas mencatat 12 serangan serupa yang mengakibatkan ratusan korban jiwa. Secara keseluruhan, perang ini telah membunuh puluhan ribu orang di seluruh penjuru Sudan.

Lebih lanjut, konflik ini memicu krisis pengungsian dan kelaparan terbesar di dunia. Lebih dari 11 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mencari perlindungan. Dengan demikian, saat ini terdapat lebih dari 33 juta orang yang sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan darurat. Dunia internasional kini menghadapi tantangan logistik yang luar biasa berat untuk menjangkau para korban di tengah medan perang yang tidak menentu.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel
Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial
Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko
Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina
AS Berlakukan Tarif 50% ke Kanada, Ottawa Langsung Balas
Tabrakan Maut di Inggris Utara Tewaskan Tujuh Orang
Hakim Federal AS Batalkan Kebijakan Larangan Visa
Serangan Drone Ukraina Tewaskan 10 Orang di Rusia

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:42 WIB

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

AS Berlakukan Tarif 50% ke Kanada, Ottawa Langsung Balas

Berita Terbaru

Aktor Revaldo Fifaldi. (Posnews/YouTube)

ENTERTAINMENT

Jatuh di Lubang yang Sama, Revaldo Kembali Diamankan Kasus Narkoba

Selasa, 25 Agu 2026 - 18:58 WIB

Perilaku otomatis sistem operasi Windows 11 yang menghapus driver GPU diskrit setelah laptop gaming lama beroperasi dalam mode Eco memicu kebingungan pengguna. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Windows 11 Laporkan Hapus Driver GPU Laptop Gaming

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:12 WIB

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

DAERAH

Senggolan Maut di Puncak, Pasutri Tewas Terlindas Dump Truck

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:51 WIB

Modder berhasil menjalankan gim klasik Doom pada kamera DSLR Canon EOS 550D menggunakan firmware Magic Lantern lengkap dengan kendali tombol fisik dan audio. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Doom Berhasil Dijalankan di Kamera DSLR Canon EOS 550D

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:48 WIB