BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Pucuk pimpinan Partai Komunis China (CPC) baru saja menyelesaikan agenda krusial di Beijing. Sekretaris Jenderal Komite Sentral CPC, Xi Jinping, memimpin langsung pertemuan kritik dan kritik diri Biro Politik yang berlangsung dari Kamis hingga Jumat.
Pertemuan tingkat tinggi ini membawa satu pesan utama yang tegas. Intinya, seluruh jajaran partai harus melakukan upaya gigih untuk mengimplementasikan “keputusan delapan poin”. Aturan ini berfokus pada perbaikan perilaku dan etos kerja para pejabat negara.
Xi menilai pertemuan tersebut sangat produktif. Menurutnya, sesi ini berhasil memperkuat kohesi dan kemampuan Biro Politik dalam menghadapi tantangan zaman.
Perang Melawan “Empat Gaya Buruk”
Xi menyoroti rekam jejak partai sejak Kongres Nasional ke-18. Partai telah membuat kemajuan nyata dalam memperbaiki empat gaya kerja yang tidak diinginkan (undesirable work styles).
Empat musuh utama tersebut adalah formalitas yang tidak berguna (pointless formality), birokratisme, hedonisme, dan pemborosan (extravagance).
Tahun ini, kampanye pendidikan di seluruh partai telah bergulir. Hasilnya, Xi menyebut implementasi keputusan delapan poin telah mencapai hasil yang nyata dan terukur.
Pejabat Harus Turun ke Akar Rumput
Meskipun demikian, Xi tetap memberikan instruksi keras kepada para “pembantu” utamanya. Ia mendesak anggota Biro Politik untuk memainkan peran teladan bagi seluruh partai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pejabat terkemuka harus menjadi Marxis yang teguh,” tegas Xi.
Selain itu, mereka wajib mengabdikan diri pada perjuangan sosialisme berkarakteristik China. Xi menuntut kinerja yang layak dan relevan dengan tuntutan zaman.
Ia juga memberikan arahan spesifik mengenai hubungan dengan rakyat. Pejabat tidak boleh hanya duduk di menara gading. Sebaliknya, mereka harus tetap terlibat dengan masyarakat di tingkat akar rumput (primary level).
“Dengarkan kedua belah pihak dan ambil inisiatif untuk memangkas formalitas yang tidak berguna,” perintahnya.
Disiplin Diri dan Tanggung Jawab
Aspek tanggung jawab menjadi sorotan tajam. Xi meminta para pejabat untuk bertindak dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. Mereka harus memiliki keberanian untuk mengambil tugas-tugas sulit.
Khususnya bagi pejabat berperingkat tinggi, disiplin diri adalah harga mati. Mereka harus tetap teguh menerapkan aturan perilaku dan bertindak sesuai regulasi dengan sukarela.
Para anggota Biro Politik merespons dengan serius. Mereka melakukan kritik dan kritik diri dalam pertemuan tersebut. Fokus mereka adalah memperkuat loyalitas politik, meningkatkan semangat partai, serta menjunjung tinggi hukum dan disiplin.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















