Polisi Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu Jelang Tahun Baru, Kampung Bahari Jadi Target

Kamis, 1 Januari 2026 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti sabu seberat 100 kilogram hasil penangkapan dua kurir narkoba jaringan Sumatera–Jakarta jelang malam Tahun Baru di Jakarta Pusat. Posnews/Ist)

Polisi menunjukkan barang bukti sabu seberat 100 kilogram hasil penangkapan dua kurir narkoba jaringan Sumatera–Jakarta jelang malam Tahun Baru di Jakarta Pusat. Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi menggulung dua kurir narkoba yang nekat menyelundupkan 100 kilogram sabu jelang malam Tahun Baru.

Kedua pelaku berinisial MJ (29) dan IS (41) tertangkap saat membawa barang haram itu menggunakan mobil towing dari Sumatera. Sabu ratusan kilo tersebut rencananya diedarkan ke wilayah Jabodetabek, dengan Kampung Bahari, Jakarta Utara, sebagai salah satu sasaran utama.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Brigjen Susatyo Purnomo Condro menegaskan, pengungkapan ini berhasil memutus mata rantai peredaran narkoba berskala besar tepat sebelum pergantian tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menemukan 99 paket sabu siap edar dengan total berat mencapai 100 kilogram.

“Total 100 kilogram sabu ini rencananya diedarkan di Jabodetabek, dan salah satu tujuannya Kampung Bahari,” tegas Susatyo saat konferensi pers di Monas, Rabu (31/12/2025).

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S Kuncoro mengungkapkan, sabu yang akan masuk ke Kampung Bahari dibawa oleh tersangka IS dengan berat 50,006 kilogram.

Baca Juga :  Fakta Terbaru Ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku 17 Tahun, Empat Korban Dioperasi

“Untuk TKP kedua, sabu itulah yang direncanakan masuk ke Kampung Bahari,” jelas Wisnu.

Lebih lanjut, Wisnu membeberkan modus para pelaku yang tergolong baru. Mereka menyembunyikan narkoba di dalam mobil yang diangkut menggunakan jasa towing. Dari luar, kendaraan tampak normal dan tak menimbulkan kecurigaan.

“Modus towing ini berbeda. Secara kasat mata, narkoba tida  k terlihat,” ungkapnya.

Polisi mengendus pergerakan jaringan ini selama dua pekan sebelum akhirnya melakukan penangkapan.

Jaringan Narkoba Lintas Sumatera–Jakarta

Dari hasil pendalaman, modus towing diketahui baru digunakan sekitar satu bulan, dan kedua tersangka disebut pemain baru dalam jaringan narkoba lintas Sumatera–Jakarta.

Penangkapan pertama berlangsung di Kota Bekasi pada Rabu (24/12/2025). Polisi meringkus MJ dan menyita 50 paket sabu bergambar durian dengan berat 53,185 kilogram.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Segera Perbaiki Fasilitas Umum Rusak Akibat Aksi Unjuk Rasa

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke Kabupaten Bekasi. Di lokasi kedua, polisi menangkap IS dan menyita 49 paket sabu seberat 50,006 kilogram yang disembunyikan di dalam mobil Pajero towing.

Dari hasil pemeriksaan, kedua kurir mengaku mendapatkan pasokan sabu dari DPO berinisial SRSL. Saat ini, polisi masih memburu pemasok utama jaringan tersebut.

Kini, MJ dan IS mendekam di sel Mapolres Metro Jakarta Pusat. Keduanya dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 UU Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar.

Peredaran sabu ratusan kilogram berhasil digagalkan. Malam Tahun Baru pun terselamatkan dari ancaman narkoba. Jaringan gelap kelabakan, polisi menang telak.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:39 WIB

Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru

Berita Terbaru

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB