Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Tanjung Priok, 3 Meninggal Satu Kritis Dirawat di RS Koja

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mendadak gempar setelah polisi menemukan satu keluarga tewas di dalam rumah kontrakan, Jumat (2/1/2026).

Dalam peristiwa tragis ini, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih hidup dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Koja untuk mendapat perawatan intensif.

Berdasarkan informasi di lapangan, petugas menemukan para korban di dalam rumah kontrakan yang berada di kawasan padat penduduk.

Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan petugas medis mengevakuasi korban, termasuk satu orang yang masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Baca Juga :  Revolusi Kopi Susu Gula Aren

Selanjutnya, polisi bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Tanjung Priok langsung menyelidiki kasus ini guna mengungkap penyebab kematian para korban.

“Betul, sudah dilakukan olah TKP dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/1/2026).

Namun demikian, hingga kini polisi belum mengungkap penyebab kematian ketiga korban tersebut. Maryati menegaskan, penyidik masih mengumpulkan bukti dan keterangan awal dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi 60 Perwira Polri, Irjen Ramdani Jadi Dankor Brimob

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban ditemukan empat orang. Tiga meninggal dunia dan satu orang dievakuasi ke rumah sakit. Saat ini kasus masih kami selidiki,” ujarnya.

Sementara itu, garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Aparat juga memeriksa sejumlah saksi di sekitar rumah kontrakan tersebut.

Polisi menangani kasus ini secara profesional sambil menunggu hasil pemeriksaan medis dan forensik. Hingga kini, penyelidikan masih berjalan dan masyarakat diminta tidak berspekulasi.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB