BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Apartemen Ancol, Bahan Baku Disuplai dari China

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNN menunjukkan barang bukti happy water dan liquid vape etomidate hasil penggerebekan dapur narkoba di apartemen Ancol, Jakarta Utara. (Posnews/BNN)

Petugas BNN menunjukkan barang bukti happy water dan liquid vape etomidate hasil penggerebekan dapur narkoba di apartemen Ancol, Jakarta Utara. (Posnews/BNN)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar sindikat produsen narkoba yang beroperasi di sebuah unit apartemen kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Sindikat ini terbukti menggunakan bahan baku dari China untuk memproduksi narkotika jenis happy water dan liquid vape.

Plt Deputi Pemberantasan BNN, Budi Wibowo, menegaskan sebagian besar bahan kimia terlarang berasal dari luar negeri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œBahan-bahan tersebut sebagian besar didapat dari China,” kata Budi, Selasa (6/1/2026).

BNN menangkap empat tersangka, masing-masing berinisial HS, DM, PS, dan HSN. Selain itu, petugas kini memburu tiga buronan (DPO) berinisial CY, ZQ alias J, dan H. Dua di antaranya, CY dan ZQ alias J, merupakan warga negara China.

Baca Juga :  Lisa Mariana Besok Hadir di Bareskrim, Kasus Pencemaran Nama Baik RK Memanas

Menurut Budi, ZQ alias J berperan sebagai pengendali utama, pemilik barang, sekaligus penyandang dana. Sementara CY bertugas sebagai peracik happy water, dan H berperan menjaga gudang di Jakarta.

Terungkap dari Pemeriksaan Penumpang Asal Malaysia

Kasus ini terbongkar setelah petugas melakukan pengawasan keimigrasian dan pemeriksaan kepabeanan terhadap penumpang asal Malaysia.

Dari operasi itu, petugas mengamankan HS dan DM yang kedapatan membawa bahan mengandung MDMA dan etomidate.

Hasil pengembangan mengarah ke apartemen di Ancol. Di lokasi tersebut, petugas menangkap PS dan HSN yang mengatur operasional lapangan.

Baca Juga :  Polri: Tidak Ada Alasan Membenarkan Kekerasan Anak, Fakta Baru Ayah Juna Terungkap

Happy Water Dijual Rp2–6 Juta, Liquid Vape Sasar Anak Muda

Untuk mengelabui petugas, sindikat ini menerapkan modus penyamaran berlapis. Mereka mengemas narkotika dalam bentuk sachet minuman energi dan liquid vape bermerek palsu.

Pelaku menjual setiap sachet happy water seharga Rp2–6 juta, sementara mereka membanderol liquid vape mengandung etomidate Rp2–5 juta per cartridge.

Selain itu, pelaku mengedarkan liquid vape tersebut ke sejumlah tempat hiburan malam dengan menyasar kalangan muda dan pengguna vape.

BNN memastikan pengejaran terhadap para DPO terus berlanjut guna memutus total jaringan narkoba lintas negara tersebut.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Berita Terbaru

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Desak Trump Izinkan Akses Panduan Rudal

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:00 WIB

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB