OTT KPK di Jakut, 4 Pegawai Pajak dan 4 Swasta Diciduk – Emas, Uang Rp6 Miliar Disita

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK, OTT, Bea Cukai, Kemenkeu, korupsi, impor barang, suap, uang miliaran, emas 3 kg, Jakarta. (Posnews/KPK)

KPK, OTT, Bea Cukai, Kemenkeu, korupsi, impor barang, suap, uang miliaran, emas 3 kg, Jakarta. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang publik. Melalui operasi tangkap tangan (OTT), KPK mengamankan sejumlah pegawai Kantor Pajak Jakarta Utara (Jakut) terkait dugaan suap pengurangan nilai pajak.

Operasi senyap ini berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026 malam.

Dalam operasi tersebut, KPK menangkap total delapan orang, yang terdiri dari empat pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan empat pihak swasta. Penindakan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Jabodetabek.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan seluruh pihak yang diamankan langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Para pihak yang diamankan masih kami periksa secara mendalam dalam tahap penyelidikan,” ujar Budi, Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga :  Xi Jinping Telepon Lula: China dan Brasil Siap Jadi Kekuatan Konstruktif

Selain mengamankan para terduga pelaku, KPK juga menyita barang bukti bernilai fantastis. Penyidik menemukan uang tunai dalam bentuk rupiah dan valuta asing, serta logam mulia.

“Barang bukti yang kami amankan berupa uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing, serta logam mulia. Total nilainya sekitar Rp6 miliar,” ungkap Budi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Suap Pengurangan Pajak

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengungkapkan bahwa OTT ini berkaitan langsung dengan praktik suap dalam pengurangan nilai pajak.

Baca Juga :  Tujuh Spesialis Bobol Minimarket di Pandeglang Ditangkap, Kerugian Rp110 Juta

“Perkara ini terkait suap pengurangan nilai pajak,” tegas Fitroh.

Ia menambahkan, pihak-pihak yang terjaring OTT mencakup pegawai Kantor Pajak Wilayah Jakarta Utara serta wajib pajak yang diduga memberikan suap.

Hingga kini, KPK masih mendalami peran masing-masing pihak yang ditangkap, termasuk alur pemberian suap dan potensi keterlibatan pihak lain.

Lembaga antirasuah juga membuka peluang penetapan tersangka setelah proses pemeriksaan rampung.

OTT ini kembali menegaskan komitmen KPK dalam memberantas korupsi di sektor perpajakan, yang selama ini rawan disalahgunakan dan berdampak langsung pada penerimaan negara.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stunting Turun Jadi 19,8 Persen, Dokter Ungkap Ancaman Hidden Hunger pada Anak Indonesia
SBY Pasang Badan Dukung Prabowo, Serukan Persatuan Nasional Hadapi Ekonomi Global
Mahasiswi Unpam Serang Tewas Jatuh dari Lantai 2 Gedung Kampus, Polisi Pasang Garis Polisi
ART Gasak Emas Majikan 56,5 Gram Senilai Rp112 Juta di Binjai, Digulung Polisi
Angin Kencang Mengamuk di Tulungagung, Puluhan Rumah Porak-Poranda
KPK Periksa Rini Soemarno, Bau Busuk Korupsi Jual Beli Gas PGN–IAE Menguat
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Waspada Hujan dan Angin Kencang Meluas Siang–Sore
Board of Peace: Gedung Putih Siapkan Pertemuan Gaza

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:01 WIB

Stunting Turun Jadi 19,8 Persen, Dokter Ungkap Ancaman Hidden Hunger pada Anak Indonesia

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:39 WIB

SBY Pasang Badan Dukung Prabowo, Serukan Persatuan Nasional Hadapi Ekonomi Global

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:59 WIB

Mahasiswi Unpam Serang Tewas Jatuh dari Lantai 2 Gedung Kampus, Polisi Pasang Garis Polisi

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:41 WIB

ART Gasak Emas Majikan 56,5 Gram Senilai Rp112 Juta di Binjai, Digulung Polisi

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:24 WIB

Angin Kencang Mengamuk di Tulungagung, Puluhan Rumah Porak-Poranda

Berita Terbaru