KPK Bongkar Diskon Pajak 80 Persen di KPP Jakut, Pejabat Pajak Minta Fee Rp8 Miliar

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang dan logam mulia hasil OTT kasus suap dan diskon pajak di KPP Madya Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang dan logam mulia hasil OTT kasus suap dan diskon pajak di KPP Madya Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik korupsi yang diduga telah berlangsung lama di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

Tiga pejabat pajak diduga memberi “diskon” pajak hingga 80 persen dan meminta fee Rp8 miliar dari perusahaan wajib pajak.

KPK menetapkan tiga pejabat KPP Madya Jakarta Utara sebagai tersangka. Mereka ialah Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi Agus Syaifudin (AGS), serta Tim Penilai Askob Bahtiar (ASB).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut, kasus ini bermula dari laporan kewajiban PBB PT Wanatiara Persada tahun pajak 2023 pada September–Desember 2025.

“Tim pemeriksa menemukan potensi kekurangan bayar PBB sekitar Rp75 miliar,” kata Asep dalam jumpa pers, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga :  Pandji Dilaporkan ke Polda Metro soal Materi Stand Up Mens Rea - Dugaan Penistaan Agama

Namun demikian, setelah proses sanggahan, AGS diduga meminta skema pembayaran pajak “all in” sebesar Rp23 miliar. Dari jumlah itu, Rp8 miliar disebut sebagai fee untuk dibagi ke sejumlah oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Fee Ditawar, Pajak Dipangkas Drastis

Selanjutnya, PT WP hanya menyanggupi fee Rp4 miliar. Hasilnya, nilai pajak yang harus dibayar turun drastis menjadi Rp15,7 miliar.

“Artinya, nilai pajak berkurang sekitar Rp59,3 miliar atau setara 80 persen. Ini jelas merugikan pendapatan negara,” tegas Asep.

PT WP diduga mengalirkan fee melalui kontrak fiktif jasa konsultasi di PT Niogayo Bisnis Konsultan (NBK) milik Abdul Karim Sahbudin.

Pada Desember 2025, dana Rp4 miliar dicairkan, ditukar ke dolar Singapura, lalu diserahkan tunai kepada AGS dan ASB di sejumlah lokasi di Jabodetabek.

Baca Juga :  Rumah Saksi Dibakar, KPK Usut Intimidasi di Kasus Suap Bupati Bekasi Ade Kuswara

KPK bergerak cepat. Saat distribusi uang berlangsung pada Januari 2026, tim penyidik melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 9–10 Januari 2026.

Sebanyak delapan orang diamankan, termasuk pejabat pajak, konsultan, dan pihak swasta.

KPK juga menyita barang bukti senilai Rp6,38 miliar, terdiri dari uang tunai rupiah, valuta asing dolar Singapura, serta logam mulia seberat 1,3 kilogram.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan lima tersangka, yakni DWB, AGS, ASB, ABD, dan Edy Yulianto selaku staf PT WP.

Para pemberi dan penerima suap dijerat pasal-pasal tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman berat.

KPK menegaskan penyidikan masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru.

Kasus ini kembali menegaskan komitmen KPK membersihkan praktik korupsi di sektor perpajakan yang langsung berdampak pada keuangan negara.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB