Tak Terima Pacar Miras dengan Pria Lain, LFA Aniaya dan Kencingi Korban Diciduk Polisi

Senin, 12 Januari 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

KENDARI, POSNEWS.CO.ID – Seorang pria berinisial LFA (44) nekat menganiaya pacarnya, NA (20), di Kendari, Sulawesi Selatan (Sultra). Tak hanya memukul dan menendang, pelaku bahkan mengencingi tubuh korban karena dilanda cemburu buta.

Pelaku crmburu buta lantaran mendapat informasi korban pernah minum minuman keras (miras) bersama pria lain.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan kejadian bermula saat pelaku menjemput korban di rumahnya pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 02.00 Wita dengan alasan akan diajak jalan-jalan.

Baca Juga :  Keluarga Korban Konfrontasi Pemilik Bar Swiss

Namun di tengah perjalanan, pelaku mempertanyakan soal dugaan korban minum miras dengan pria lain.

“Pelaku cemburu dan emosi karena pacarnya pernah miras dengan pria lain,” ujar Welliwanto kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).

Akibat emosi yang melebar, pelaku langsung menendang dan memukul korban hingga mengalami luka.

Tak terima, pelaku bahkan mengencingi tubuh pacarnya saat masih terjadi pertengkaran di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban yang merasa diperlakukan tidak manusiawi kemudian melapor kepada polisi. “Pelaku sudah kami amankan saat korban melapor,” ucap Welliwanto.

Baca Juga :  Estetika Underconsumption Core: Hidup Hemat yang Dibalut Gaya

Hingga kini, pelaku tetap ditahan di Mapolresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang melakukan kekerasan dalam hubungan, termasuk kekerasan berbasis cemburu yang berujung kejahatan.

Masyarakat diimbau segera melapor jika mengalami atau menyaksikan kasus serupa agar penegakkan hukum berjalan cepat dan korban mendapat perlindungan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB