Perang Dagang EV: China dan Uni Eropa Sepakati Mekanisme

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Konsultasi intensif membuahkan hasil. Brussels akan terbitkan panduan harga bagi eksportir mobil listrik China demi hindari tarif tinggi. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Konsultasi intensif membuahkan hasil. Brussels akan terbitkan panduan harga bagi eksportir mobil listrik China demi hindari tarif tinggi. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Ketegangan dagang antara dua raksasa ekonomi dunia mulai mencair. Pada hari Senin, Kementerian Perdagangan China (MOC) memberikan kabar positif mengenai konsultasi intensif dengan Uni Eropa (UE). Diskusi ini berfokus pada kasus anti-subsidi kendaraan listrik (EV) buatan China.

Dalam pernyataan resminya, kementerian mencatat bahwa kedua belah pihak telah terlibat dalam beberapa putaran diskusi. Menariknya, negosiasi tersebut berlangsung dengan rasa saling menghormati. Tujuannya jelas: mengimplementasikan konsensus para pemimpin dan mencari resolusi tepat bagi gesekan perdagangan yang sempat memanas.

Hasilnya, negosiator Beijing dan Brussels mencapai kesepakatan krusial. Mereka menyepakati perlunya panduan umum mengenai “komitmen harga” (price undertakings) bagi eksportir kendaraan listrik baterai China yang membidik pasar Eropa.

Baca Juga :  Kelurahan Cipete Utara Salurkan 182 Kartu Lansia Jakarta 2025, Setiap Penerima Terima Rp300 Ribu per Bulan

Solusi Jalan Tengah: Komitmen Harga

Langkah ini membuka jalan bagi perusahaan China untuk mengatasi kekhawatiran Eropa. Caranya, mereka akan mengambil tindakan yang lebih praktis dan terarah. Penting untuk dicatat bahwa mekanisme ini tetap akan selaras secara ketat dengan aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Sebagai tindak lanjut, pihak Eropa akan segera menerbitkan dokumen panduan formal. Panduan ini mengatur tata cara pengajuan aplikasi komitmen harga tersebut.

Di dalam dokumen itu, Uni Eropa berjanji menegaskan kembali komitmennya terhadap prinsip non-diskriminasi. Brussels akan menerapkan standar hukum yang sama untuk semua aplikasi sesuai regulasi WTO. Selain itu, mereka menjamin akan melakukan penilaian secara objektif dan tidak memihak.

Baca Juga :  Uya Kuya Pulangkan Jenazah PMI Rifa Hamidah di Jember, Jawa Timur

Mencegah Putusnya Rantai Pasok

Kementerian Perdagangan China menekankan bahwa perkembangan ini mencerminkan semangat dialog yang konstruktif. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa China dan UE memiliki kemampuan sekaligus kemauan politik untuk menyelesaikan perbedaan di meja perundingan, bukan lewat perang tarif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah memandang upaya ini sangat vital. Alasannya, langkah ini menjaga stabilitas rantai industri dan pasokan otomotif, baik di tingkat regional maupun global. Pada akhirnya, keberhasilan penanganan kasus ini tidak hanya menyehatkan hubungan ekonomi bilateral, tetapi juga menegakkan tatanan perdagangan internasional yang berbasis aturan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:15 WIB

Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:47 WIB

Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terbaru