Jasad Pria di TPU Bekasi Terungkap, 2 Teman Lama Korban Diduga Pelaku Diciduk Polisi

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Polisi akhirnya mengungkap pelaku pembunuhan seorang pria yang jasadnya ditemukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan KH Noer Ali, Bekasi, Jawa Barat.

Tidak cukup sampai lama, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menciduk dua orang terduga pelaku pembunuhan. Polisi memastikan kedua pelaku memiliki hubungan dekat dengan korban.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menegaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan pelaku dan korban merupakan teman lama. Fakta ini terungkap dari keterangan para saksi dan pendalaman penyidik.

Lebih lanjut, Abdul Rahim menyebut polisi telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial JP dan G.

Baca Juga :  Tiga Provokator Ditangkap Polda Metro, Bom Molotov Siap Dipakai untuk Rusuh

Hingga saat ini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan serta peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, penemuan jasad pria di TPU Jalan KH Noer Ali sempat menghebohkan warga sekitar.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan diduga kuat menjadi korban tindak pidana pembunuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa penemuan mayat itu terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Warga yang sedang berziarah pertama kali melihat tubuh korban tergeletak di area pemakaman.

Baca Juga :  Kronologis dan Detik-Detik Penangkapan HD, Penembak Pengacara WA di Jakarta Pusat

Saat ditemukan, korban berada di tumpukan daun dengan sejumlah luka mencurigakan. Polisi mendapati luka di bagian leher serta memar di wajah korban, yang memperkuat dugaan adanya unsur kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengungkapkan, penyidik juga menemukan bekas jeratan ikat pinggang di tubuh korban.

Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam pengungkapan kasus ini.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kedua pelaku untuk mengungkap motif sebenarnya serta memastikan kronologi lengkap pembunuhan tersebut.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB