Kericuhan di Polres Metro Bekasi Kota, Polisi Tembakkan Gas Air Mata untuk Bubarkan Massa

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa di Polres Metro Bekasi Kota, Minggu (31/8/2025). (Dok-Ilustrasi)

Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa di Polres Metro Bekasi Kota, Minggu (31/8/2025). (Dok-Ilustrasi)

BEKASI – Aparat kepolisian mengamankan Polres Metro Bekasi Kota setelah sekelompok orang menyerang markas tersebut di Jalan Pangeran Jayakarta, Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (31/8/2025) sore. Polisi menembakkan gas air mata untuk mengurai massa dan memastikan keamanan wilayah tetap terjaga.

Kericuhan bermula sekitar pukul 17.10 WIB, ketika massa yang tidak dikenal datang dari arah Kranji, Bekasi Barat. Setibanya di lokasi, mereka melempar batu ke arah gedung Polres Metro Bekasi Kota, memicu kepanikan di sekitar area.

Polisi dengan cepat merespons aksi massa tersebut. Aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan dan mencegah situasi semakin tidak terkendali. Setelah pengamanan intensif, kondisi di sekitar Polres Metro Bekasi Kota mulai terkendali, namun aparat tetap berjaga ketat bersama pasukan Brimob untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

Baca Juga :  Hari Ini Lawan Vietnam Semifinal Futsal AFF 2026: Garuda Siap Pertahankan Takhta

Selain pengamanan di Polres, pihak kepolisian menutup akses jalan di sekitar Jalan Pangeran Jayakarta, Medan Satria. Penutupan ini membuat pengendara tidak dapat melintasi area tersebut hingga situasi dinyatakan aman. Sementara itu, warga setempat juga menutup akses masuk ke pemukiman mereka sebagai langkah antisipatif. Banyak warga bersiaga di depan gerbang pemukiman untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Baca Juga :  3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL

Kepala Polres Metro Bekasi Kota menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi dan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengganggu ketertiban umum. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan melaporkan segala potensi gangguan keamanan melalui saluran resmi kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar Polres Metro Bekasi Kota masih dijaga ketat. Aparat kepolisian bersama Brimob memastikan area tetap aman dan kondusif. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulihkan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar Medan Satria. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB