Relokasi RPH Pegirian ke Tambak Osowilangun Jalan Terus

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Meski aksi mogok jagal sempat mengganggu suplai, Pemkot dan DPRD Surabaya satu suara: modernisasi RPH adalah harga mati demi daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Meski aksi mogok jagal sempat mengganggu suplai, Pemkot dan DPRD Surabaya satu suara: modernisasi RPH adalah harga mati demi daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

SURABAYA, POSNEWS.CO.ID – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengambil sikap tegas. Rencana relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke lokasi baru di Tambak Osowilangun tetap akan berjalan sesuai jadwal. Ia tidak goyah meskipun gelombang protes dari para jagal dan pedagang daging terus mengalir dalam beberapa hari terakhir.

Keputusan ini mendapat dukungan politik yang kuat. Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap operasional fasilitas baru tersebut. Para legislator menilai langkah ini strategis untuk meningkatkan kinerja perusahaan daerah sekaligus pelayanan publik.

Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Muhammad Faridz Afif, turun langsung mendoakan kelancaran operasional di lokasi baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap dengan memiliki tempat baru ini, RPH bisa lebih baik. Perusahaan bisa cepat menata manajemen dan melayani masyarakat Kota Surabaya dengan lebih maksimal,” ujar Faridz Afif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung transformasi ini agar RPH bisa berkontribusi lebih besar bagi pendapatan kota.

Baca Juga :  Cairan Emas Modern: Mengapa Tinta Printer Begitu Mahal?

Mengejar Standar “ASUH”

Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Ghofar Ismail, menambahkan perspektif tata kota. Menurutnya, pemindahan operasional ke Tambak Osowilangun adalah langkah vital dalam puzzle pembangunan Surabaya yang lebih luas.

“Meskipun terdapat polemik, kami terus mendorong RPH untuk melanjutkan program-program yang sudah disepakati,” tegas Ghofar.

Ia menekankan bahwa tujuan utama relokasi bukan sekadar memindah tempat, melainkan menjamin kualitas. Fasilitas baru menjamin seluruh proses penyembelihan memenuhi prinsip ASUH: Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Ini adalah komitmen RPH Kota Surabaya yang sulit tercapai di fasilitas lama yang sudah padat.

Ghofar juga berharap manajemen RPH terus membuka ruang komunikasi dengan para mitra jagal agar suasana tetap rukun dan guyub di tengah transisi ini.

Pedagang Putar Otak Cari Stok

Di lapangan, dampak perselisihan ini mulai terasa, meski tidak sampai melumpuhkan pasar. Aksi demo dan mogok kerja para jagal RPH Pegirian sedikit banyak mengganggu rantai pasok daging sapi di Surabaya.

Baca Juga :  Pemerintah Perpanjang Bantuan Pangan, Ini Daftar 8+4+5 Stimulus Ekonomi 2025

Di Pasar Tambahrejo, misalnya, stok daging masih tersedia, namun pedagang harus memutar otak mencari sumber alternatif.

Umik (71), salah satu pedagang senior, mengungkapkan bahwa biasanya ia mengambil 1 kuintal daging setiap hari dari RPH Pegirian. Namun, aksi mogok memaksanya mencari suplier lain.

“Kalau menunggu dari RPH Surabaya saya tidak jual-jual. Jadi sekarang saya belinya di Krian, Kedurus, atau dari Madura. Pokoknya ada di mana, saya ambil,” ujar Umik, Rabu (14/1/2026).

Meski sumber pasokan berubah, harga daging sapi di lapaknya masih relatif stabil di angka Rp 120 ribu per kilogram. Strategi diversifikasi pasokan yang dilakukan pedagang seperti Umik terbukti ampuh menjaga ketersediaan daging bagi warga Surabaya di tengah polemik relokasi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru