Brimob Terobos Banjir Daan Mogot, Warga Golden Ville Dievakuasi Gegana

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, personel Brimob Gegana mengevakuasi warga terjebak banjir di Jakarta Barat. Posnews/Ist)

Ilustrasi, personel Brimob Gegana mengevakuasi warga terjebak banjir di Jakarta Barat. Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir yang makin menggila di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, memicu kepanikan warga. Saat genangan terus naik dan akses lumpuh, Satuan Brimob Polda Metro Jaya langsung turun tangan.

Tim SAR Detasemen Gegana menerobos banjir dan mengevakuasi warga yang terjebak di Komplek Ruko Golden Ville, Kebon Jeruk, Jumat (23/1/2026).

Tanpa menunggu situasi makin parah, personel Brimob bergerak cepat. Air setinggi lutut hingga pinggang merendam ruko dan jalan utama.

Baca Juga :  Banjir Jakarta Meluas, 125 RT dan 14 Ruas Jalan Masih Tergenang Pagi Ini

Aktivitas warga lumpuh total. Di tengah kondisi darurat itu, Brimob menjadi harapan terakhir, mengevakuasi warga satu per satu ke lokasi aman.

Dengan peralatan SAR dan pengalaman tempur di lapangan, proses evakuasi berjalan cepat dan terkendali.

Puluhan warga berhasil diselamatkan, termasuk lansia dan pekerja ruko. Hingga evakuasi selesai, tidak ada korban jiwa.

Dansatbrimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menegaskan pihaknya siaga penuh menghadapi dampak banjir yang masih berpotensi meluas.

Baca Juga :  Jakarta Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca 5–10 November 2025 untuk Cegah Banjir Besar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Brimob selalu siap hadir saat masyarakat membutuhkan. Dalam kondisi darurat, keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas Henik.

Aksi heroik ini kembali menegaskan peran Brimob bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga berada di garis depan misi kemanusiaan.

Saat banjir menerjang dan warga terancam, Brimob hadir, bergerak, dan menyelamatkan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lonjakan Arus Balik 2026, Kedatangan Penumpang KAI Tembus 51 Ribu per Hari
Melindungi Plasma Nutfah dari Biopiracy Internasional di Tahun 2026
Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Motor Padati Pelabuhan Bakauheni, Antrean Mengular
Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer
Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global
Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 16:30 WIB

Lonjakan Arus Balik 2026, Kedatangan Penumpang KAI Tembus 51 Ribu per Hari

Senin, 23 Maret 2026 - 16:21 WIB

Melindungi Plasma Nutfah dari Biopiracy Internasional di Tahun 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 16:14 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Motor Padati Pelabuhan Bakauheni, Antrean Mengular

Senin, 23 Maret 2026 - 15:11 WIB

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam

Senin, 23 Maret 2026 - 14:22 WIB

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Berita Terbaru

Lebih dari sekadar emisi. Perspektif Teori Kritis memandang krisis iklim sebagai manifestasi ketidakadilan sejarah, di mana negara berkembang menanggung beban bencana atas kemakmuran yang dinikmati negara maju. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Mar 2026 - 14:22 WIB