BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sepekan ke Depan, Jabodetabek Terancam Banjir

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Kepung Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi dan Puluhan Jalan Lumpuh. (Posnews/MR)

Banjir Kepung Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi dan Puluhan Jalan Lumpuh. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan potensi hujan sedang hingga lebat masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dalam sepekan ke depan.

Kondisi ini berpotensi memicu genangan dan banjir, terutama di kawasan rawan hidrometeorologi.

Prakirawan Cuaca BMKG Jatmiko menjelaskan, cuaca basah tersebut dipicu penguatan Monsun Asia yang disertai seruakan udara dingin (cold surge) dari daratan Asia.

Akibatnya, pembentukan daerah konvergensi angin di wilayah Jawa meningkat dan mempercepat pertumbuhan awan hujan.

Baca Juga :  Momentum Ramadan, Konflik N.O dan Z.K Berakhir Damai di Bareskrim

“Dalam sepekan ke depan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sebagian besar Jabodetabek,” ujar Jatmiko, Jumat (23/1/2026).

Selain itu, BMKG mencatat hujan di Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir berlangsung berdurasi panjang dan relatif merata.

Data pemantauan menunjukkan, 10 hari terakhir terjadi hujan dari ringan hingga ekstrem. Puncaknya terjadi pada 18 Januari 2026 dengan curah hujan 267 milimeter per hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, hingga pukul 15.00 WIB hari ini, curah hujan di Jabodetabek sudah mencapai 189 milimeter per hari. Angka ini menegaskan tingginya suplai uap air di atmosfer dan risiko dampak lanjutan.

Baca Juga :  Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun ke Posisi 120 Dunia, Disalip Malaysia

BMKG pun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap banjir, genangan, longsor, dan gangguan aktivitas.

Warga di bantaran sungai dan wilayah rendah diminta siaga dan mengikuti informasi resmi BMKG.

Jatmiko menambahkan, cuaca ekstrem juga berpotensi melanda Indonesia bagian selatan, termasuk Sumatera selatan, Jawa, Bali, NTB, dan NTT.

“Dinamika atmosfer saat ini masih mendukung terbentuknya hujan intens,” tegasnya.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Diserbu Pendatang Usai Lebaran 2026, Pramono Anung: Wajib Lengkapi Administrasi
Operasi Ketupat 2026 Aman, Polri Hentikan One Way Nasional, 260 Kecelakaan Terjadi
Wanita Tewas di Kamar Terkunci di Jaktim, Leher Tersayat, Polisi Selidiki WNA Iran
Remisi Lebaran 2026: 155.908 Warga Binaan Pengurangan Hukuman, Ribuan Langsung Bebas
Viral Polantas Dorong Mobil Mogok Pakai Kaki di Tol Cipali, Sejauh 3 Km Bikin Salut
BMKG Gelar Modifikasi Cuaca Lebaran 2026, Hujan Ekstrem Ditekan hingga 50 Persen
Prabowo Undang SBY dan Jokowi ke Istana, Momen Langka Halalbihalal Lebaran 2026
Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah Hari Ini, Contraflow Diperpanjang hingga KM 47–65

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:13 WIB

Jakarta Diserbu Pendatang Usai Lebaran 2026, Pramono Anung: Wajib Lengkapi Administrasi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:35 WIB

Operasi Ketupat 2026 Aman, Polri Hentikan One Way Nasional, 260 Kecelakaan Terjadi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:09 WIB

Wanita Tewas di Kamar Terkunci di Jaktim, Leher Tersayat, Polisi Selidiki WNA Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:43 WIB

Remisi Lebaran 2026: 155.908 Warga Binaan Pengurangan Hukuman, Ribuan Langsung Bebas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:25 WIB

Viral Polantas Dorong Mobil Mogok Pakai Kaki di Tol Cipali, Sejauh 3 Km Bikin Salut

Berita Terbaru