Chelsea Bangkit dari Kubur, Palmer dan João Pedro Kirim Pasukan Conte Pulang

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rosenior sempat blunder taktik, namun magis Cole Palmer dan ketajaman João Pedro selamatkan wajah Chelsea. Napoli asuhan Conte tersingkir tragis di kandang sendiri. Dok: GettyImages.

Rosenior sempat blunder taktik, namun magis Cole Palmer dan ketajaman João Pedro selamatkan wajah Chelsea. Napoli asuhan Conte tersingkir tragis di kandang sendiri. Dok: GettyImages.

NAPLES, POSNEWS.CO.ID – Manajer Chelsea, Liam Rosenior, membuat kekacauan, membersihkannya, lalu meninggalkan Naples dengan doa agar masalah cedera Cole Palmer benar-benar berakhir.

Setelah babak pertama yang menyedihkan di mana taktiknya berantakan, Chelsea bangkit secara heroik. The Blues sukses membalikkan keadaan untuk mengalahkan Napoli dan mengamankan posisi keenam di fase liga, yang berarti tiket lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions.

Kunci kebangkitan itu bernama Cole Palmer. Meski baru masuk di babak kedua, kehadiran pemain berusia 23 tahun itu cukup untuk memulihkan ketertiban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sentuhan magisnya terlihat jelas. Palmer, yang musimnya terganggu oleh serangkaian cedera kecil, memberikan assist krusial yang mengingatkan dunia mengapa Chelsea melabelinya “tak tersentuh” di tengah rumor kepindahan ke Manchester.

Blunder Taktik Rosenior

Malam itu tidak dimulai dengan indah bagi tim tamu. Rosenior mencoba menyamai sistem 3-4-2-1 milik Antonio Conte dengan harapan melakukan penjagaan man-to-man. Hasilnya membingungkan. Wesley Fofana menjadi satu-satunya bek tengah murni di lapangan, keputusan aneh mengingat ada empat bek di bangku cadangan.

Baca Juga :  Di Balik Pukulan Andy Murray: Rahasia Kustomisasi Raket

Napoli menghukum kebingungan itu. Meski Enzo Fernández sempat membawa Chelsea unggul lewat penalti di menit ke-19, tuan rumah merespons dengan gaya.

Antonio Vergara mencetak gol solo brilian melewati Moisés Caicedo dan Fofana untuk menyamakan kedudukan. Tak lama kemudian, Rasmus Højlund membawa Napoli berbalik unggul 2-1 setelah menyambar umpan silang Mathias Olivera.

Tanpa Kevin De Bruyne yang cedera, Napoli tetap mampu mengoyak pertahanan Chelsea. Mantan gelandang MU, Scott McTominay, tampil dominan di lini tengah.

Palmer Masuk, Permainan Berubah

Sadar kesalahannya, Rosenior bereaksi cepat. Saat jeda, ia memasukkan Palmer menggantikan Pedro Neto. Menjelang satu jam laga, ia melakukan perubahan taktik lagi: Trevoh Chalobah dan Jamie Gittens masuk, mengembalikan bentuk tim ke format yang lebih konvensional.

Chelsea menemukan ritmenya. Palmer mulai menari. Umpan flick-nya menemukan João Pedro, dan penyerang itu melepaskan tembakan jarak jauh yang “keterlaluan” dari jarak 25 yard untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Baca Juga :  Modus Kirim Paket, Peredaran Ganja di Depok Digagalkan Polisi

Napoli, yang butuh kemenangan untuk menghindari eliminasi memalukan, tersengat. Mereka terpaksa keluar menyerang, meninggalkan celah menganga di belakang.

Hukuman untuk Conte

Chelsea menghukum kenaifan tersebut. Palmer dengan tenang melepaskan umpan terobosan indah kepada João Pedro. Sang penyerang berlari kencang, mengecoh lawan, dan menyelesaikan peluang dengan tegas. Gol kedua Pedro malam itu menjadi paku terakhir di peti mati Napoli.

Bagi Antonio Conte, eliminasi ini memperpanjang rekor buruknya di kompetisi Eropa. Juara Italia itu kehabisan bensin di babak kedua dan tidak punya jawaban atas perubahan cerdas Rosenior.

Romelu Lukaku, yang baru pulih dari cedera panjang, sempat masuk menghadapi mantan klubnya, namun kiper Robert Sánchez menggagalkan peluang penyeimbang di menit akhir.

Napoli kalah di kandang untuk pertama kalinya sejak Desember 2024. Sementara itu, Chelsea pulang dengan kemenangan tandang pertama di level ini sejak Oktober 2022, sekaligus membungkam kritik tentang kurangnya pengalaman skuad muda mereka.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display
Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump
Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis
Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral
Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik
Serangan Militer Israel Tewaskan Seribu Warga Gaza
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Amerika Serikat dan Iran Rilis Dokumen Damai Sementara

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:25 WIB

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:19 WIB

Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:13 WIB

Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

Berita Terbaru

Dokter urologi menjelaskan gejala pembesaran prostat yang menyebabkan pria sering buang air kecil pada malam hari dan mengganggu kualitas hidup. (Posnews/ist)

KESEHATAN

Sering Bangun Malam untuk Kencing? Bisa Jadi Gejala BPH

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:37 WIB

Lompatan besar seri POVA. Tecno resmi meluncurkan POVA 8 dengan inovasi layar belakang Alive Matrix Display dan kapasitas baterai monster 8000 mAh. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:32 WIB

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo mengamankan lokasi penindakan terhadap DPO KKB di Distrik Dekai, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

HUKRIM

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:57 WIB