Ibu Jual Anak Kandung Rp17,5 Juta ke Jaringan Suku Anak Dalam, 10 Pelaku Diciduk Polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kejam dan bikin miris. Seorang ibu berinisial IJ (26) tega menjual anak kandungnya sendiri demi uang puluhan juta rupiah.

Polisi membongkar praktik jual beli anak ini dan menangkap 10 tersangka dari jaringan lintas daerah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menegaskan IJ berperan langsung sebagai penjual anak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi juga meringkus A alias A (33) sebagai calo di Jakarta dan AF alias O (25) yang ikut menikmati hasil penjualan.

Tak hanya itu, polisi menyeret HM (32), WN (50), EBS (49), dan SU (37) yang berperan sebagai calo dan sopir pengantar korban dari Jakarta hingga Jambi.

Baca Juga :  Hilang Dua Hari, 2 Bocah Cibinong Ternyata Kabur dari Kekerasan Seksual Ayah Tiri

Seluruhnya terbukti menerima aliran uang dari transaksi haram tersebut.

Jaringan ini makin panjang. Polisi juga menangkap EM (40) sebagai calo pembeli di Jambi, LN (36) sebagai perantara jual beli anak di wilayah Suku Anak Dalam (SAD), serta RZ (35) yang terlibat langsung dalam transaksi.

Kasus ini bermula 31 Oktober 2025. IJ menjemput anaknya RZA dari rumah keluarga dengan dalih mengajak bermain.

Namun, hingga 21 November 2025, korban tak pernah kembali.

Kecurigaan keluarga memuncak setelah IJ mendadak memegang banyak uang. Saat didesak, IJ sempat berdalih anak berada di Medan.

Polisi kemudian membawa IJ dan AF ke Polsek Metro Tamansari.

Baca Juga :  HUT ke-81 RI: 81 Pesawat dan Helikopter Ramaikan Langit Istana

Di hadapan penyidik, IJ akhirnya mengaku menjual anaknya. Ia melepas RZA ke WN seharga Rp17,5 juta. WN lalu menjual korban ke EM seharga Rp35 juta.

Rantai kejahatan berlanjut hingga LN membeli RZA seharga Rp85 juta.

Saat polisi menggerebek lokasi di wilayah Suku Anak Dalam Jambi, petugas menemukan RZA bersama tiga anak lain tanpa identitas.

Fakta ini menguatkan dugaan adanya praktik perdagangan anak terorganisir.

Polisi menegaskan empat anak menjadi korban dalam kasus ini. Penyidik kini memburu kemungkinan korban lain dan menyiapkan jeratan hukuman maksimal bagi seluruh pelaku. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polisi Tetapkan 4 Tersangka
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Diamankan
GWM Tank Hantam Sejumlah Kendaraan di Palmerah, 1 Pengemudi Ojek Tewas
Detik-Detik Ledakan Tabung Oksigen di Kelapa Gading, 1 Pekerja Tewas
Buron ke Luar Negeri, Tersangka Penyelundupan 50 Ribu Ponsel Ditangkap di Soetta
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Berawan, Bogor Berpotensi Hujan
Viral 3 Bocah Cari Makan di Tempat Sampah, Fakta Sudinsos Bikin Prihatin

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Diamankan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:56 WIB

GWM Tank Hantam Sejumlah Kendaraan di Palmerah, 1 Pengemudi Ojek Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Detik-Detik Ledakan Tabung Oksigen di Kelapa Gading, 1 Pekerja Tewas

Berita Terbaru

Sennheiser merilis headphone Momentum 5 dengan kualitas suara superior, baterai lepas-pasang 57 jam, dan perkiraan harga Rp6,3 juta. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:10 WIB