Emas Bersejarah Matt Weston: Inggris Raya Puncaki Klasemen

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

"Captain 110%" mencetak sejarah. Matt Weston menjadi pria Inggris pertama yang memenangkan medali emas skeleton, sekaligus mengukuhkan posisi Inggris sebagai negara tersukses dalam cabang olahraga ini. Dok: Istimewa.

CORTINA D’AMPEZZO, POSNEWS.CO.ID – Penantian Inggris Raya untuk medali pertama di Olimpiade Musim Dingin 2026 berakhir pada hari ketujuh. Matt Weston menyuguhkan penampilan tanpa cela untuk merebut medali emas skeleton putra pada Jumat malam.

Weston, yang mendapat julukan “Captain 110%” dari rekan setimnya, mencatatkan sejarah besar. Ia menjadi pria Inggris pertama yang berdiri di podium tertinggi cabang ini. Kemenangan tersebut terasa sangat emosional bagi sang atlet. “Saya sudah memenangkan kejuaraan dunia dan Eropa, tapi gelar ini mengalahkan semuanya,” ujar Weston sambil memegang medalinya dengan tidak percaya.

Dominasi Rekor di Lintasan Cortina

Performa Weston sepanjang dua hari kompetisi benar-benar tak terbendung. Ia berhasil memecahkan rekor lintasan sebanyak empat kali secara beruntun. Bahkan, ia menyelesaikan balapan dengan selisih waktu 0,88 detik di depan atlet Jerman, Axel Jungk.

Oleh karena itu, para juri dan penonton terpukau oleh presisi gerakannya di setiap tikungan. Weston menjelaskan bahwa kunci skeleton adalah penyesuaian berat badan yang sangat kecil. Meski tubuhnya melaju secepat 128 km/jam, pikirannya bekerja dalam gerak lambat untuk menjaga jalur yang tepat. Dengan demikian, setiap manuver yang ia lakukan di atas papan luncur terasa sinkron dan sempurna.

Kebangkitan Skeleton Inggris Raya

Keberhasilan ini mengukuhkan Inggris Raya sebagai kekuatan utama dalam olahraga skeleton. Sejak investasi besar-besaran dimulai pada awal tahun 2000-an, Inggris telah mengumpulkan total empat emas, satu perak, dan lima perunggu.

Pusat pelatihan di Universitas Bath menjadi kawah candradimuka bagi kesuksesan ini. Fasilitas tersebut memungkinkan atlet seperti Weston dan Marcus Wyatt mendapatkan dukungan teknis terbaik. Walaupun skeleton terlihat pasif di televisi, Weston menegaskan bahwa ketenangan di atas papan justru menandakan teknik yang benar. Performa apik ini membuktikan bahwa strategi jangka panjang otoritas olahraga Inggris telah membuahkan hasil yang manis.

Dari Beladiri ke Puncak Olimpiade

Perjalanan atletik Weston sangatlah unik. Sebelum terjun ke dunia skeleton, ia merupakan atlet taekwondo peringkat kedua dunia. Namun, cedera patah tulang punggung saat latihan memaksanya meninggalkan olahraga beladiri tersebut.

Baca Juga :  Trump Tunjuk Tony Blair dan Kushner Pimpin Rekonstruksi Gaza

Weston kemudian menemukan panggilannya melalui program identifikasi bakat nasional. “Pertama kali mencobanya, saya sadar tidak ada rem di papan ini. Rasanya mengerikan tapi saya langsung ketagihan,” kenangnya. Ketangguhan mental dari beladiri dan pengalaman bermain rugby tingkat wilayah membantunya menjadi atlet yang haus akan tantangan.

Peluang Medali Tambahan

Matt Weston akan kembali beraksi pada hari Minggu dalam nomor tim campuran. Ia akan berpasangan dengan atlet putri tercepat Inggris, yang kemungkinan besar adalah Tabby Stoecker. Saat ini, Stoecker berada di posisi kelima dan bertekad untuk bangkit di babak final.

Pada akhirnya, emas dari Weston bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol kebangkitan mental tim Inggris di panggung musim dingin. Publik kini menanti apakah “bug” kemenangan ini akan menular ke cabang olahraga lainnya di sisa kompetisi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kericuhan Persita vs Persija di BIS, Polisi Dalami Laporan Suporter Terluka
Bawa 6 Medali dari Asian Games, Fadil Imran: Jangan Merasa Sudah Baik!
Duel Martin vs Marc Marquez Cuma 2 Poin, Mandalika Bersiap Diguncang MotoGP 2026
Timnas Indonesia Juara, Ranking FIFA Garuda Naik ke Posisi 117 Dunia
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
Malaysia Tekuk Vietnam 1-0, Gol Fergus Tierney Jadi Penentu
Final Indonesia vs Thailand Malam Ini, GBK Diprediksi Padat! Ini Imbauan Polisi
Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini: Mampukah Garuda Angkat Trofi?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Kericuhan Persita vs Persija di BIS, Polisi Dalami Laporan Suporter Terluka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Bawa 6 Medali dari Asian Games, Fadil Imran: Jangan Merasa Sudah Baik!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Duel Martin vs Marc Marquez Cuma 2 Poin, Mandalika Bersiap Diguncang MotoGP 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Timnas Indonesia Juara, Ranking FIFA Garuda Naik ke Posisi 117 Dunia

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti

Berita Terbaru

Visa kolaborasi dengan MOONTON dan Bank Jago rilis kartu debit edisi terbatas MLBB M8 serta jadi sponsor M Series. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Visa Gandeng MOONTON dan Bank Jago: Hadirkan Kartu Debit

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:52 WIB

GameSir merilis controller G7 Pro edisi Sunset Boulevard dan Ocean Breeze bernuansa Vice City GTA 6. Simak spesifikasi sensor TMR. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

GameSir Rilis Controller G7 Pro Edisi Vice City GTA 6

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:00 WIB

Strava resmi terintegrasi dengan Google Gemini via Connected Apps. Simak cara menghubungkan akun dan keunggulan analisis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Strava Gandeng Google Gemini Hadirkan Analisis Performa

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:49 WIB