Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendag Roro Buka Friday Mubarak, UMKM Didorong Tembus Pasar Global. (Posnews/Ist)

Wamendag Roro Buka Friday Mubarak, UMKM Didorong Tembus Pasar Global. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah resmi menggeber Program Friday Mubarak 2026 untuk mendongkrak belanja Ramadan dan Idulfitri 1447 H sekaligus memperkuat pasar dalam negeri.

Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha, program ini menargetkan transaksi fantastis hingga Rp119 triliun selama periode promosi.

Kementerian Perdagangan menggandeng ritel modern, pasar rakyat, serta pelaku UMKM guna menyemarakkan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Menteri Perdagangan, Roro Esti Widya Putri, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar ajang diskon, melainkan strategi memperkuat daya saing produk lokal menuju pasar global.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Kick-off Ceremony Friday Mubarak di Lotte Mart Kuningan City, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Turut mendampingi, Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag Septo Soepriyatno.

Libatkan 200 Brand dan 13.450 Pasar Rakyat

Program Friday Mubarak berlangsung pada 11 Februari hingga 31 Maret 2026. Menariknya, program ini melibatkan sekitar 200 brand ritel, 414 pusat perbelanjaan, 11 juta pedagang pasar, serta 13.450 pasar rakyat di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Sidak Pasar Cisalak Depok, Wamendag Roro: Harga Bahan Pokok Masih Kondusif

Dengan demikian, kolaborasi ini mempertemukan dua pilar utama distribusi nasional: ritel modern dan pasar tradisional. Selain itu, sinergi ini membuka akses pemasaran lebih luas bagi produk UMKM dan barang dalam negeri.

Diskon hingga 50 Persen, Cashback, dan Promo Spesial

Kemendag menyiapkan berbagai strategi promosi untuk mendorong daya beli masyarakat. Pelaku usaha menawarkan diskon hingga 50 persen, cashback, diskon khusus member, hingga skema beli satu gratis satu.

Karena Ramadan dan Idulfitri selalu memicu lonjakan konsumsi, pemerintah memanfaatkan momentum ini untuk mengoptimalkan perputaran ekonomi nasional.

Tidak hanya itu, program ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok tetap aman.

Baca Juga :  Fokus Hari Bhayangkara, Polri Resmi Menunda Operasi Patuh 2026

Target Rp119 Triliun, Perkuat UMKM dan Rantai Pasok Nasional

Wamendag Roro menekankan bahwa target transaksi Rp119 triliun mencerminkan optimisme sekaligus komitmen bersama memperkuat ekonomi domestik.

Pemerintah berharap pelaksanaan program berjalan transparan, memberi manfaat bagi konsumen, serta meningkatkan partisipasi UMKM dalam rantai pasok ritel nasional.

Sementara itu, Head of Marketing Lotte Mart, Mohamad Syaeroni, menyatakan pihaknya siap mendukung distribusi kebutuhan masyarakat secara optimal.

Ia menilai kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha melalui Friday Mubarak akan memberi dampak positif bagi sektor ritel sekaligus membantu masyarakat mendapatkan produk berkualitas dengan harga terjangkau.

Melalui Program Friday Mubarak 2026, pemerintah tidak hanya menghadirkan promo belanja Ramadan, tetapi juga membangun fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan daya saing produk Indonesia di pasar global. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia
Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru
Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram
Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Senin, 20 Juli 2026 - 20:47 WIB

Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Berita Terbaru

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna. (Posnews/Humas Kejagung)

NASIONAL

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:27 WIB