Calon Mantu Bobol Rumah Pengusaha Catering di Jakut, Uang dan Emas Digondol Buat Lebaran

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Pademangan Mengungkap Kasus Pencurian Ratusan Juta Rupiah Yang Dikendalikan Oleh Calon Mantu di Pademangan Jakarta Utara (Posnews/MR)

Polsek Pademangan Mengungkap Kasus Pencurian Ratusan Juta Rupiah Yang Dikendalikan Oleh Calon Mantu di Pademangan Jakarta Utara (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi bergerak cepat mengungkap kasus pencurian rumah kosong (rumsong) di Pademangan Barat, Jakarta Utara.

Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, aparat Polsek Pademangan menangkap pelaku berinisial FIM (24) beserta barang bukti hasil kejahatan.

Kapolsek Pademangan, Kompol Immanuel Sinaga, menjelaskan pencurian terjadi pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

“Setelah laporan masuk dan kami lakukan penyelidikan, pelaku berikut barang bukti berhasil diamankan pada malam harinya,” tegas Immanuel, Rabu (18/2/2026).

Sudah Direncanakan Sejak Sebulan Lalu

Berdasarkan hasil penyidikan, FIM diduga merencanakan aksinya. Sekitar satu bulan sebelum kejadian, ia menemukan kunci rumah korban dan tidak mengembalikannya. Celah itu kemudian dimanfaatkan untuk membobol rumah saat kondisi kosong.

Pada hari kejadian sekitar pukul 09.30 WIB, pelaku berangkat dari kontrakannya menuju rumah korban. Setibanya di lokasi pukul 10.00 WIB, ia masuk menggunakan kunci tersebut, lalu menuju kamar di lantai dua.

Di sana, pelaku mengambil brankas berisi uang dan perhiasan emas. Laporan awal korban menyebut nilai kerugian mencapai sekitar Rp400 juta.

Baca Juga :  KPK Sita Mobil Innova Milik Eks Dirjen Kemnaker Haryanto

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku membawa brankas menggunakan koper hitam ke kontrakannya. Selanjutnya, ia membongkar brankas dengan obeng. Dari dalamnya, pelaku mengambil uang tunai Rp60.950.000 serta sejumlah perhiasan emas.

Sebagian uang Rp20 juta disembunyikan dalam kotak ponsel dan diletakkan di bawah rak. Sementara itu, perhiasan dan sisa uang disimpan dalam plastik hitam di sudut kontrakan.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku merusak kamera CCTV di lokasi kejadian. Obeng yang digunakan dibuang ke sungai di wilayah Pademangan Timur, sedangkan brankas ditinggalkan di pinggir jalan.

Terungkap dari CCTV, Pelaku Ditangkap di Kontrakan

Kanit Reskrim Polsek Pademangan, AKP Muhaiyin Ikhsan, mengungkapkan pengungkapan kasus ini berawal dari olah TKP dan analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Dari CCTV dan petunjuk lain, kami mengidentifikasi pelaku dan langsung menangkapnya di kontrakan,” ujarnya.

Polisi memastikan FIM beraksi seorang diri dan bukan residivis. Hasil tes urine juga menunjukkan negatif narkotika. Uang hasil curian pun belum sempat digunakan.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jabodetabek 1-2 Oktober 2025, Waspada Banjir

Motif Gaya Hidup dan Kebutuhan Lebaran

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku mencuri untuk memenuhi gaya hidup serta kebutuhan menjelang Lebaran.

Ironisnya, FIM merupakan orang dekat korban dan telah menjalin hubungan dengan keluarga selama sekitar satu tahun. Ia diketahui sebagai kekasih anak perempuan korban.

Korban, Candra, pengusaha katering di Jakarta Utara, mengaku kecewa karena pelaku kerap dibantu secara finansial.

“Pelaku adalah calon mantu saya. Selama ini sering kami bantu karena menganggur,” ujarnya.

Meski demikian, Candra mengapresiasi kinerja kepolisian yang cepat mengungkap kasus ini.

Atas perbuatannya, FIM dijerat pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam KUHP.

Polisi menegaskan komitmennya menindak tegas setiap tindak kriminalitas, termasuk kasus rumsong yang meresahkan warga Jakarta Utara.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap keamanan rumah, termasuk pengelolaan kunci dan sistem pengawasan CCTV. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Kerahkan 148 Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Perkuat Keamanan
Ruang Publik Habermas: Apakah Diskusi Sehat Masih Mungkin di Era Post-Truth?
Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban – Dipicu Musik DJ
Banjir Rob Ancam Pesisir Jakarta 5–9 April 2026, Ini Wilayah Rawan Terdampak
Penjara Tanpa Jeruji: Mengapa Budaya Populer Bisa Menjadi Alat Penindasan?
Masyarakat Tontonan: Bagaimana Media Sosial Mengubah Realitas Menjadi Citra
Eksistensialisme di Abad 21: Menemukan Makna di Dunia yang Tampak Absurd
Tragedi Hajatan Berdarah di Purwakarta, Korban Tewas Dihajar Usai Tolak Uang Jatah

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 10:26 WIB

Polri Kerahkan 148 Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Perkuat Keamanan

Minggu, 5 April 2026 - 10:09 WIB

Ruang Publik Habermas: Apakah Diskusi Sehat Masih Mungkin di Era Post-Truth?

Minggu, 5 April 2026 - 10:00 WIB

Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban – Dipicu Musik DJ

Minggu, 5 April 2026 - 09:38 WIB

Banjir Rob Ancam Pesisir Jakarta 5–9 April 2026, Ini Wilayah Rawan Terdampak

Minggu, 5 April 2026 - 09:03 WIB

Penjara Tanpa Jeruji: Mengapa Budaya Populer Bisa Menjadi Alat Penindasan?

Berita Terbaru