Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Larang Truk Overdimensi di Tol Trans Sumatera

Senin, 23 Februari 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau ruas Tol Trans Sumatera Jambi–Palembang bersama stakeholder jelang arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau ruas Tol Trans Sumatera Jambi–Palembang bersama stakeholder jelang arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

JAMBI, POSNEWS.CO.ID – Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, meninjau langsung ruas Tol Trans Sumatera dari Jambi menuju Palembang, Senin (23/2/2026).

Ia turun bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan jalur siap menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Dalam pengecekan tersebut, Agus masih menemukan kendaraan overdimensi melintas. Namun, ia menegaskan Polri akan melarang truk overdimensi dan overload beroperasi selama Operasi Ketupat 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada Operasi Ketupat, kendaraan overdimensi tidak boleh beroperasi. Kami prioritaskan keselamatan pemudik,” tegas Agus.

Sisa 74 Km Segera Difungsikan

Agus menjelaskan, ruas Tol Trans Sumatera Jambi–Palembang yang sudah beroperasi mencapai 34 kilometer.

Baca Juga :  ASN DKI Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, Pramono Anung: Sanksinya Berat

Sementara itu, 74 kilometer sisanya akan difungsionalkan menjelang puncak mudik Lebaran.

Selain itu, jalur menuju Sumatera Barat dan Riau memang belum sepenuhnya terkoneksi. Namun, sepanjang 19 kilometer sudah dapat dilintasi meski masih dalam tahap pembangunan.

Ia menilai keberadaan tol ini sangat strategis untuk memecah kepadatan kendaraan. Saat ini, sekitar 5.000 kendaraan melintas setiap hari di ruas tersebut.

Siapkan Skema Tol dan Arteri

Kakorlantas menambahkan, pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalan tol dan jalur arteri selama Operasi Ketupat 2026.

Baca Juga :  Sadis, Dua Eksekutor Habisi Korban di TPU Bekasi Barat - Motif Utang Terungkap

Dengan pembagian arus ini, volume kendaraan dapat terbagi sehingga perjalanan menuju Palembang, Riau, dan Sumatera Barat lebih lancar.

Dalam peninjauan itu, Agus didampingi Kapolda Jambi Krisno H Siregar, Dirlantas Polda Jambi Kombes Adi Benny Cahyono, serta perwakilan Hutama Karya selaku pengelola jalan tol.

Polri memastikan Tol Trans Sumatera menjadi jalur vital mudik Lebaran 2026.

Karena itu, pengawasan kendaraan dan kesiapan infrastruktur terus diperkuat demi menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh 2026 Segera Dimulai, Pengendara Lawan Arus Jadi Perhatian Polisi
Pesawat Asian One Air Keluar Landasan di Papua Tengah, 2 Anggota TNI Terluka
Detik-Detik BYD Atto 1 Tabrak Beruntun di Blok M, Pengemudi Ojol Patah Kaki
Kampung Ambon Kembali Digerebek, Polisi Sita 10 Senjata Tajam dan Airsoft Gun
Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk
Terapis Pijat Panggilan Mengaku Dianiaya dan Diperas di Kamar Kontrakan Jakpus
Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi
54 Ton Batu Mineral dan 320 Kg Sisik Trenggiling, Polda Metro Ungkap 5 Kasus

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Operasi Patuh 2026 Segera Dimulai, Pengendara Lawan Arus Jadi Perhatian Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Pesawat Asian One Air Keluar Landasan di Papua Tengah, 2 Anggota TNI Terluka

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Detik-Detik BYD Atto 1 Tabrak Beruntun di Blok M, Pengemudi Ojol Patah Kaki

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kampung Ambon Kembali Digerebek, Polisi Sita 10 Senjata Tajam dan Airsoft Gun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk

Berita Terbaru

Proyek megah pesisir Vingroup di Can Gio mengancam keberadaan hutan mangrove pelindung banjir Kota Ho Chi Minh. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:36 WIB