KPK Sita Rp5,19 Miliar dari Safe House, 6 Tersangka Korupsi Impor Bea Cukai Ditetapkan

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan korupsi impor dan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Penyidik menetapkan enam orang sebagai tersangka dan menyita uang tunai lebih dari Rp5,19 miliar dari dua apartemen yang dijadikan safe house.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan praktik dugaan korupsi itu berlangsung sejak November 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, seorang pegawai Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai berinisial SA diduga menerima serta mengelola setoran uang dari para importir dan pengusaha barang kena cukai.

“SA menjalankan perintah dari Sdr BBP selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC dan SIS selaku Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC, yang sebelumnya sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” tegas Asep dalam konferensi pers, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga :  KPK Siap Hadiri Sidang Praperadilan Yaqut soal Korupsi Kuota Haji di PN Jaksel

Uang Disimpan di Safe House

Selanjutnya, SA menyimpan uang hasil pungutan tersebut di apartemen yang disewa sejak pertengahan 2024. Apartemen itu diduga menjadi safe house atas arahan langsung BBP dan SIS.

Menurut KPK, dana tersebut berasal dari praktik pengaturan jalur masuk impor (kepabeanan) dan pengurusan cukai. Selain itu, uang itu diduga dipakai sebagai dana operasional sejak SIS menjabat sebagai Kasubdit Intelijen P2 DJBC.

Memasuki awal Februari 2026, BBP diduga memerintahkan SA membersihkan safe house di Jakarta Pusat. SA kemudian memindahkan seluruh uang ke apartemen lain di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Namun, langkah itu tak luput dari pantauan penyidik. KPK langsung menggeledah dua lokasi tersebut dan menemukan uang tunai dalam berbagai mata uang, baik rupiah maupun asing, dengan total lebih dari Rp5,19 miliar.

Baca Juga :  KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan

Uang itu tersimpan rapi dalam lima koper besar.

Dalam konferensi pers, KPK juga memamerkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT). Mayoritas uang sitaan berupa pecahan Rp100 ribu yang ditata dalam bundelan.

Kini, penyidik mendalami aliran dana serta peran masing-masing tersangka dalam skema dugaan korupsi impor dan cukai ini.

KPK juga menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut menikmati hasil praktik ilegal tersebut. Kasus ini menegaskan komitmen KPK membersihkan korupsi di sektor kepabeanan dan cukai penopang APBN. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WN India Dijambret di Menteng, Pelaku Samsung S25 Diciduk Polisi
Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami
Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada
Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak
BYD Tabrak Innova, Fortuner Oleng, Satu Keluarga Tewas di Kembangan
Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima
Dua Pelaku Berboncengan Gasak Samsung S25 Turis India di Menteng

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:30 WIB

WN India Dijambret di Menteng, Pelaku Samsung S25 Diciduk Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 20:24 WIB

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami

Minggu, 6 September 2026 - 20:14 WIB

Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat

Minggu, 6 September 2026 - 08:55 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 08:23 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak

Berita Terbaru

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/Ist)

DAERAH

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:38 WIB