Kasus Korupsi Jalur Kereta Jatim, KPK Periksa Budi Karya Sumadi

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Menteri Perhubungan periode 2019–2024, Budi Karya Sumadi, untuk menjalani pemeriksaan pada Rabu (18/2/2026).

Penyidik menghadirkan Budi sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pembangunan dan pemeliharaan rel kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Jawa Timur.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan agenda tersebut.

“Hari ini, Rabu (18/2), KPK memeriksa saudara BKS, Menteri Perhubungan RI tahun 2019–2024, sebagai saksi,” tegasnya.

KPK menjadwalkan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Namun, penyidik belum membeberkan materi yang akan mereka dalami dari keterangan Budi.

Baca Juga :  KPK Akui Kendala Bukti, Perkara Izin Tambang Konawe Utara Rp2,7 Triliun Disetop

KPK Telusuri Peran dan Alur Proyek

KPK mengusut dugaan suap dan korupsi dalam proyek pembangunan serta pemeliharaan jalur kereta api di Jawa Timur yang dikelola DJKA.

Dalam prosesnya, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dan terus menelusuri aliran dana serta peran pihak-pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pemeriksaan ini, penyidik ingin mengklarifikasi proses pengambilan kebijakan dan mekanisme pengawasan proyek saat Budi menjabat sebagai Menteri Perhubungan.

Pada Juli 2023, Budi Karya Sumadi juga memenuhi panggilan KPK dalam kasus yang sama. Saat itu, ia menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Terseret Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

“Saya hadir sebagai saksi dugaan korupsi di perkeretaapian. Ini bentuk dukungan terhadap komitmen pemberantasan korupsi,” ujarnya di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK.

KPK Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi Infrastruktur

KPK memastikan akan menuntaskan perkara dugaan korupsi proyek perkeretaapian tersebut. Penyidik akan memanggil setiap pihak yang dianggap mengetahui konstruksi perkara guna mengungkap fakta secara menyeluruh.

Dengan langkah ini, KPK menegaskan komitmennya menindak tegas praktik korupsi di sektor infrastruktur transportasi yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan keuangan negara. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar TPPU Raksasa, Rp124 Miliar Diputar Lewat Rekening Siluman
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17: Wajib Menang atau Tersingkir
KPK Bongkar Masalah MBG, Tata Kelola Lemah hingga Potensi Korupsi
Update Cuaca Indonesia 18 April 2026: Jakarta, Bekasi, hingga Surabaya Berpotensi Hujan
Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot
Berkas Kasus Ijazah Jokowi Dikirim ke Kejati, 5 Tersangka Lanjut Proses Hukum
Serbu Promo Ancol, Masuk Cuma Rp120 Ribu per Mobil Tanpa Batas Penumpang
Karyawan Minimarket Bobol Brankas Rp52 Juta, Habis 3 Jam untuk Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:09 WIB

Bareskrim Bongkar TPPU Raksasa, Rp124 Miliar Diputar Lewat Rekening Siluman

Sabtu, 18 April 2026 - 07:21 WIB

Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17: Wajib Menang atau Tersingkir

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WIB

KPK Bongkar Masalah MBG, Tata Kelola Lemah hingga Potensi Korupsi

Sabtu, 18 April 2026 - 06:44 WIB

Update Cuaca Indonesia 18 April 2026: Jakarta, Bekasi, hingga Surabaya Berpotensi Hujan

Jumat, 17 April 2026 - 20:32 WIB

Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot

Berita Terbaru

Kepala Rutan Kendari Diperiksa, Imbas Video Napi Ngopi. (Posnews/Ist)

HUKRIM

Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot

Jumat, 17 Apr 2026 - 20:32 WIB