ISTANBUL, POSNEWS.CO.ID β Pemerintah Turki mengirimkan pesan diplomatik yang sangat serius kepada komunitas internasional terkait perkembangan konflik di Iran. Menteri Luar Negeri Hakan Fidan memperingatkan bahwa segala bentuk upaya untuk menyulut perang saudara di Teheran merupakan skenario yang paling berbahaya bagi stabilitas Timur Tengah.
“Kami menentang semua skenario yang bertujuan menghasut perang saudara di Iran, atau menargetkan garis patahan etnis dan agama,” tegas Fidan di hadapan wartawan di Istanbul. Ia menilai ketidakpastian jangka panjang di Iran hanya akan mereplikasi tragedi kemanusiaan yang sebelumnya telah menghancurkan Irak dan Suriah.
Tuduhan Proksi Kurdi dan Respon Donald Trump
Pernyataan Fidan muncul di tengah laporan bahwa Washington sedang mempertimbangkan untuk mempersenjatai gerilya Kurdi guna menyusup ke Iran. Namun demikian, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah laporan tersebut saat berbicara di atas pesawat Air Force One pada hari Sabtu.
“Kami tidak berencana mengirim pasukan Kurdi masuk. Kami sangat berteman dengan mereka, namun kami tidak ingin membuat perang ini menjadi lebih kompleks,” ujar Trump. Fidan mengonfirmasi bahwa ia telah membahas masalah ini dengan Menlu AS Marco Rubio, yang juga membantah keterlibatan Amerika. Sebagai gantinya, Fidan menuding Israel sedang menjalankan strategi menggunakan kelompok-kelompok Kurdi sebagai proksi regional guna mengikis kekuatan Teheran.
Pencegatan Rudal Iran oleh Pasukan Spanyol
Ketegangan mencapai puncaknya setelah militer NATO mencegat sebuah rudal balistik yang meluncur dari wilayah Iran menuju Turki pada Rabu lalu. Menteri Pertahanan Spanyol, Margareta Robles, mengonfirmasi bahwa unit militer Spanyol lah yang mendeteksi serangan tersebut.
Pasukan Spanyol yang bertugas mengoperasikan baterai rudal Patriot di pangkalan udara Incirlik berhasil melacak pergerakan proyektil tersebut. Alhasil, NATO segera memperkuat postur pertahanan rudal balistiknya di kawasan perbatasan. Fidan menekankan bahwa Turki bukanlah negara yang mudah terpancing, namun ia menyarankan Teheran untuk tidak membiarkan siapa pun di internal Iran melakukan “petualangan” yang dapat memicu respon balasan dari Ankara.
Dampak Pengungsian dan Stabilitas Regional
Turki sangat mengkhawatirkan dampak domino dari krisis internal di Iran. Pasalnya, perang saudara di Iran petugas prediksi akan menyebabkan jutaan warga sipil mengungsi dan melarikan diri ke negara-negara tetangga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Ankara, menjaga kedaulatan wilayah Iran sangat krusial guna mencegah kebangkitan kelompok militan PKK yang selama ini menjadi ancaman keamanan domestik Turki. “Krisis internal di sana akan memiliki efek riak yang menyebar ke seluruh kawasan. Itulah sebabnya kami mencoba menghentikannya,” tambah Fidan. Melalui koordinasi dengan NATO dan komunikasi intensif dengan Teheran, Turki berupaya memastikan bahwa konfrontasi AS-Israel-Iran tidak meledak menjadi kehancuran total bagi tatanan regional di tahun 2026.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















