Takaichi dan Anwar Ibrahim Sepakati Kemitraan Energi Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mengamankan jalur energi regional. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan PM Malaysia Anwar Ibrahim memperkuat kemitraan maritim serta jaminan pasokan LNG di tengah krisis Timur Tengah. (David Mareuil/Pool Photo via AP)

Mengamankan jalur energi regional. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan PM Malaysia Anwar Ibrahim memperkuat kemitraan maritim serta jaminan pasokan LNG di tengah krisis Timur Tengah. (David Mareuil/Pool Photo via AP)

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyepakati penguatan kerja sama sektor energi dan keamanan maritim. Sebab, Jepang sangat membutuhkan diversifikasi pasokan energi di tengah berkecamuknya konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah.

Kedua pemimpin menyampaikan komitmen tersebut secara langsung setelah menyelesaikan pembicaraan tingkat tinggi di Tokyo pada hari Rabu. Oleh karena itu, penandatanganan dokumen kerja sama penjaga pantai menjadi langkah nyata untuk menjamin kelancaran pelayaran regional. Sementara itu, Takaichi menegaskan visi bersama untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Langkah ini sekaligus mengimbangi perluasan pengaruh militer Tiongkok yang kian agresif di Asia Tenggara.

Baca Juga :  Ambisi Ryan Reynolds: Deadpool Keempat Siap Disajikan

Jaminan Energi di Tengah Krisis Selat Hormuz

Pertemuan penting ini berlangsung di akhir kunjungan kenegaraan tiga hari Perdana Menteri Anwar Ibrahim ke Jepang. Selain itu, momentum ini berjalan menjelang perayaan hari jadi ke-70 hubungan diplomatik kedua negara pada tahun depan. Penutupan Selat Hormuz akibat perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran memicu kekhawatiran besar bagi industri Jepang. Dengan demikian, Malaysia berkomitmen menjaga stabilitas pasokan gas alam cair (LNG) dan nafta ke pabrik-pabrik Jepang secara konsisten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Malaysia saat ini memegang peran sangat vital karena menyumbang sekitar 15 persen pasokan LNG bagi Jepang. Namun, jalur pelayaran minyak mentah menuju Jepang juga harus melewati Selat Malaka yang berada di bawah pengawasan Malaysia. Oleh sebab itu, kedua negara sepakat untuk memperkuat rantai pasok mineral kritis guna mendukung industri manufaktur masa depan. Mereka juga meluncurkan Platform Kecerdasan Buatan (AI) Jepang-Malaysia untuk menyokong pertumbuhan perusahaan teknologi lokal secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Ekspansi Kerja Sama Pertahanan dan Militer

Di sektor pertahanan, Anwar Ibrahim menyambut hangat perubahan kebijakan ekspor peralatan militer Jepang yang berlaku sejak April lalu. Sebab, aturan baru tersebut memungkinkan Jepang mengirimkan teknologi pertahanan berkemampuan mematikan kepada beberapa negara mitra strategis. Di sisi lain, Jepang terus melanjutkan program Bantuan Keamanan Resmi (OSA) dengan menyalurkan kapal penyelamat serta drone pengawas. Pada akhirnya, Takaichi berharap kolaborasi erat ini mampu meningkatkan kemandirian dan daya tahan keamanan nasional kedua belah pihak.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun
Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan
Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan
Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal
Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO
Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden
Perusahaan Pelayaran Hentikan Operasi ke Ukraina
Pakistan Minta Bantuan Finansial 10 Miliar Dolar AS

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:24 WIB

Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:18 WIB

Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:04 WIB

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:27 WIB

Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO

Berita Terbaru