Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Duka di Mindanao. Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan komersial di General Santos pasca-gempa bumi dahsyat magnitudo 7,8 yang menewaskan puluhan warga. Dok: REUTERS/Noel Celis

Duka di Mindanao. Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan komersial di General Santos pasca-gempa bumi dahsyat magnitudo 7,8 yang menewaskan puluhan warga. Dok: REUTERS/Noel Celis

GENERAL SANTOS, POSNEWS.CO.ID – Tim penyelamat terus menyisir puing-puing bangunan komersial yang runtuh akibat gempa bumi dahsyat di Filipina selatan pada hari Selasa.

Sebab, bencana alam tersebut telah merenggut sedikitnya 37 korban jiwa serta melukai ratusan warga lainnya secara tragis. Oleh karena itu, petugas pemadam kebakaran kini berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan dua warga yang masih tertimbun runtuhan.

Penyelamatan Darurat di Tengah Runtuhan

Kepala Pemadam Kebakaran Wilayah, Edgar Tanawan, memimpin langsung jalannya operasi penyelamatan darurat di lokasi kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, petugas sukses mengeluarkan dua korban selamat dari dalam gedung komersial yang berisi toko kelontong tersebut. Namun, petugas juga menemukan satu warga dalam kondisi meninggal dunia di bawah reruntuhan beton.

Baca Juga :  Jepang Keluarkan Peringatan Hujan Level Tertinggi di Fukui

Alat pemindai sejauh ini belum mendeteksi adanya tanda-tanda kehidupan dari dua warga yang masih tersisa. Akibatnya, keluarga korban terus menunggu dengan cemas di sekitar lokasi untuk menanti kepastian informasi dari petugas.

Magnitudo Raksasa dan Jangkauan Kerusakan

Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 tersebut mengguncang wilayah lepas pantai Provinsi Sarangani pada Senin pagi kemarin. Pusat gempa berada sekitar 20 kilometer dari daratan hingga memicu peringatan tsunami di beberapa negara tetangga.

Selain itu, getaran gempa yang sangat kuat menjalar luas hingga ke wilayah Manado di Sulawesi Utara, Indonesia. Pemerintah Filipina kini menetapkan status darurat bencana bagi kota General Santos yang berpenduduk 700.000 jiwa.

With demikian, petugas fokus memulihkan jaringan listrik serta menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak.

Baca Juga :  Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa: Rekor Suhu Mei Pecah

Dampak Buruk bagi Fasilitas Publik

Kepala Kantor Pertahanan Sipil, Rafaelito Alejandro, mengumumkan penutupan sementara seluruh aktivitas sekolah di wilayah terdampak. Langkah pencegahan ini penting karena ribuan gedung sekolah mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat gempa.

Lembaga Seismologi Filipina (Phivolcs) juga mencatat adanya 23 gempa susulan kuat dengan kekuatan maksimal magnitudo 6,7. Oleh karena itu, warga memilih mengungsi ke tenda darurat karena khawatir akan runtuhnya bangunan rumah mereka.

Menteri Kesehatan Teodoro Herbosa menjelaskan bahwa petugas medis terpaksa merawat para pasien di dalam tenda darurat luar ruangan. Sebab, padamnya aliran listrik membatasi penggunaan peralatan medis sensitif di dalam ruang perawatan rumah sakit.

Pada akhirnya, pemerintah terus bekerja keras menyelesaikan krisis ini demi memulihkan aktivitas harian masyarakat secara total.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran
Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah
Taiwan Keluarkan Peringatan Darat Menyusul Ancaman Topan
Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia
Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah

Berita Terbaru