Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Operasi Damai Cartenz mengamankan napi kabur dari Lapas Wamena di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

Petugas Operasi Damai Cartenz mengamankan napi kabur dari Lapas Wamena di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi cepat aparat kembali membuahkan hasil! Personel Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil membekuk narapidana kabur dari Lapas Wamena di Dekai, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 17.50 WIT.

Pelaku yang ditangkap yakni Ferly Wesabla alias Ferlin (22), warga Kompleks Telkomsel, Yahukimo. Aparat bergerak cepat setelah menerima informasi akurat terkait keberadaan buronan tersebut.

Tim gabungan langsung melakukan penyelidikan intensif dan memantau pergerakan pelaku. Saat itu, Ferly melaju menggunakan sepeda motor menuju rumah keluarganya di kawasan Ekselon II.

Namun, saat hendak ditangkap, pelaku nekat kabur dan bersembunyi di semak-semak. Meski begitu, aparat tak memberi celah—pengejaran berlangsung cepat hingga akhirnya pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti.

Buronan Kasus Pembunuhan & Terafiliasi KKB

Hasil penelusuran mengungkap, Ferly merupakan napi kabur dari Lapas Klas IIB Wamena sejak 25 Februari 2025 bersama enam tahanan lainnya.

Baca Juga :  Eksepsi Ditolak, Nadiem Makarim Resmi Diadili Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun

Tak hanya itu, polisi juga mengidentifikasi pelaku sebagai bagian dari jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo, Batalyon Yalennang.

Lebih mengerikan lagi, Ferly tercatat sebagai terpidana kasus pembunuhan terhadap anggota Polres Yahukimo, Oktovianus Buara, yang terjadi pada 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penangkapan ini, aparat turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Di antaranya sepeda motor Mio 125 tanpa pelat nomor, headset, charger, tas noken, korek api gas, hingga noken kecil.

Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak kejahatan di Papua.

Ia menegaskan, aparat akan terus memburu pelaku kriminal yang mencoba kabur dari jerat hukum.

Baca Juga :  Tragedi KKN UIN Walisongo: 3 Mahasiswa Tewas Terseret Banjir Bandang di Kendal, 3 Lainnya Hilang

Koordinasi dengan Lapas & Pengembangan Kasus

Saat ini, polisi menahan pelaku di Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif. Selain itu, aparat juga berkoordinasi dengan pihak lapas terkait proses pengembalian tahanan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan.

“Setiap pelaku kejahatan akan kami kejar dan proses sesuai hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi, Adarma Sinaga, mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan wilayah.

Ia meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan demi menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Hingga kini, aparat terus mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Polisi juga memastikan seluruh proses hukum berjalan tegas dan sesuai aturan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam
Ledakan Misterius di Masjid Jember, Jamaah Berhamburan, Polisi Selidiki Penyebabnya
Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:55 WIB

Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB

Diplomasi buntu di Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim perang akan berakhir

INTERNASIONAL

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:31 WIB