BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Tol Jakarta–Cikampek lumpuh. Arus ke arah Cikampek macet parah, contraflow diperpanjang.
Kepadatan kendaraan hingga membludak terjadi sejak, Sabtu (21/3/2026) siang, memaksa PT Jasa Marga (Persero) Tbk menerapkan rekayasa lalu lintas darurat.
Petugas langsung memberlakukan contraflow dari KM 47+200 hingga KM 65 sejak pukul 14.00 WIB untuk mengurai kemacetan yang kian tak terkendali.
Sebelumnya, contraflow hanya berlaku dari KM 55 hingga KM 65. Namun, lonjakan volume kendaraan memaksa perpanjangan hingga KM 47 sejak pukul 11.54 WIB.
“Karawang Barat KM 47+200–Dawuan KM 65 diberlakukan contraflow/kanan, harap tertib di antrean,” tulis akun resmi Jasa Marga.
Di sisi lain, pengendara dari arah berlawanan diminta ekstra waspada karena lajur kanan digunakan untuk skema contraflow.
Rest Area KM 57 Ditutup Sementara, Lalin Kian Padat
Tak hanya itu, kepadatan ekstrem juga menyeret antrean hingga Rest Area KM 57. Akibatnya, petugas menerapkan sistem buka-tutup secara situasional di titik tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karawang Barat KM 51–Karawang Timur KM 57 arah Cikampek padat. Rest Area KM 57 diberlakukan buka-tutup, silakan gunakan rest area berikutnya,” tulis Jasa Marga.
Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan kendaraan yang bisa memperparah kemacetan di jalur utama.
Volume Kendaraan Meledak, Koordinasi Diperketat
VP Corporate Secretary Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menegaskan lonjakan kendaraan terus terjadi di ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Ia memastikan pihaknya berkoordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.
Imbauan untuk Pemudik: Siap atau Terjebak
Sebagai langkah antisipasi, pengguna jalan diminta:
- Mematuhi rambu dan arahan petugas
- Menyiapkan saldo e-toll sebelum masuk tol
- Mengatur waktu perjalanan untuk menghindari puncak kepadatan
Kesimpulannya, Tol Japek hari ini benar-benar “merah total”. Tanpa strategi perjalanan yang tepat, pengendara berisiko terjebak macet panjang berjam-jam di jalur utama mudik ini. (red)
Editor : Hadwan




















