Jenazah WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah Ditemukan di Pulau Padar, Operasi SAR Hari ke-10

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad WNA Spanyol Fernando Martin Carreras di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT. (Posnewes/Tim SAR)

Petugas Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad WNA Spanyol Fernando Martin Carreras di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT. (Posnewes/Tim SAR)

LABUAN BAJO, POSNEWS.CO.ID – Pada hari ke-10 operasi pencarian KM Putri Sakinah, petugas kembali membuahkan hasil dalam penyisiran yang dilakukan.

Tim SAR gabungan menemukan jenazah WNA asal Spanyol di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT, Minggu (4/1/2026).

Jenazah tersebut diduga kuat Fernando Martin Carreras, pelatih Valencia B, yang hilang sejak kapal karam. Penemuan ini terjadi pada hari ke-10 pencarian, setelah tim bekerja siang dan malam menyisir laut dan pulau-pulau sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, memastikan pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur dari pusat hingga daerah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Hoegeng dan Ben Mboi

“Tim SAR gabungan terus bergerak melakukan penyisiran pulau terdekat, penurunan sonar, dan penyelaman untuk mencari tiga WNA Spanyol,” tegas Fathur.

Tak lama kemudian, jenazah ditemukan pukul 08.47 WITA oleh Tim RIB KPJ 2007 Ditpolair Polda NTT. Lokasi penemuan berada sekitar 1,13 nautical mile dari titik kapal karam, tepatnya di koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E.

Setelah ditemukan, tim langsung mengevakuasi jenazah ke KN SAR Puntadewa. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk proses identifikasi forensik oleh tim DVI Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo.

Dalam operasi besar ini, sekitar 160 personel gabungan diterjunkan. Mereka berasal dari Basarnas, Polairud, TNI AL, TNI AD, KSOP, BPBD, Imigrasi, Balai Taman Nasional Komodo, hingga relawan dan penyelam profesional.

Baca Juga :  Penyelam Tembus Kamar KM Virgo Transport 8, Banyak Jasad Masih Terjebak

Tak hanya itu, 18 unit kapal dan alat utama laut dikerahkan, termasuk KN SAR Puntadewa, kapal patroli, RIB, sea rider, dan speed boat.

Pencarian juga diperkuat dengan teknologi canggih, seperti drone thermal, sonar dua dimensi, multibeam sonar, underwater drone, serta sistem komunikasi satelit Starlink.

Meski satu jenazah berhasil ditemukan, Tim SAR gabungan belum menghentikan operasi. Pencarian korban lainnya masih terus berlanjut di perairan Pulau Padar dan sekitarnya.

“Operasi pencarian tetap kami lanjutkan dengan mengutamakan keselamatan personel dan efektivitas,” tutup Fathur.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu
Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film
481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini
Vila di Bali Diduga Jadi Markas Pinjaman Daring, 17 WNA Diamankan Imigrasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan

Berita Terbaru