Cucu Mpok Nori Tewas di Cipayung, Mantan Suami Siri Emosi Usai Ditolak Rujuk

Senin, 23 Maret 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di rumah kontrakan korban cucu Mpok Nori di Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur setelah ditemukan tewas pada 22 Maret 2026. (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di rumah kontrakan korban cucu Mpok Nori di Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur setelah ditemukan tewas pada 22 Maret 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus kematian tragis menimpa Dwintha Anggary (36), cucu dari seniman Betawi legendaris Mpok Nori.

Korban ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (22/3/2026) dini hari.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ibu korban sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam, sementara jendela terlihat terbuka.

Karena curiga, keluarga berusaha masuk dan akhirnya menemukan korban sudah tidak bernyawa di lantai.

“Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi terdapat darah yang sudah mengering di sekitar lokasi,” ungkap Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, Ressa Fiardi Marasabessy.

Tidak Ada Barang Hilang, Motif Mengarah ke Pribadi

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya barang korban yang hilang, termasuk telepon genggam.

Baca Juga :  10 Pedagang Beras di Jakarta Kena Tegur, Jual di Atas Harga Eceran Tertinggi

Hal ini memperkuat dugaan bahwa kasus ini bukan pencurian, melainkan berkaitan dengan konflik pribadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, penyelidikan mengarah pada mantan suami siri korban berinisial FD, seorang warga negara Irak, yang diduga sebagai pelaku.

Tak butuh waktu lama, aparat gabungan dari Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya langsung bergerak cepat melakukan pengejaran.

Hasilnya, pelaku berhasil ditangkap di ruas Tol Tangerang–Merak sekitar pukul 13.30 WIB di hari yang sama.

Setelah diamankan, FD langsung dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dipicu Penolakan Rujuk

Dari hasil pendalaman awal, motif pembunuhan diduga dipicu persoalan hubungan pribadi. Pelaku diketahui sempat mendatangi korban dengan alasan meminjam sepeda motor.

Baca Juga :  Tambal 3.652 Jalan Berlubang di Jaktim, Publik Soroti Kualitas Perbaikan Bina Marga DKI

Namun demikian, dalam pertemuan tersebut, pelaku juga mengajak korban untuk kembali rujuk. Sayangnya, ajakan itu ditolak oleh korban.

Penolakan tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa korban.

Diketahui, keduanya baru berpisah sekitar satu bulan sebelum kejadian.

Saat ini, penyidik masih terus mendalami kronologi lengkap serta mengumpulkan alat bukti untuk menguatkan proses hukum.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk waspada terhadap potensi konflik pribadi yang bisa berujung fatal.

Jika terjadi ancaman atau kekerasan, segera laporkan kepada pihak berwajib melalui layanan darurat agar dapat ditangani lebih cepat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam
ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal
Dermaga Kali Adem Ramai, Polisi Fokus Pengamanan dan Keselamatan Penumpang
64 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Drone di Rumah Sakit Darfur
Baku Tembak TNI AL vs KKB di Maybrat, 2 Prajurit Gugur – Senjata Dirampas
Cuaca Jakarta 23 Maret 2026: Mayoritas Berawan, Kepulauan Seribu Hujan Ringan
Trump Beri Ultimatum 48 Jam, Iran Ancam Balas Infrastruktur Regional
Banjir Kampung Melayu Surut, Ditpolairud dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 09:21 WIB

Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam

Senin, 23 Maret 2026 - 08:15 WIB

ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Senin, 23 Maret 2026 - 07:30 WIB

Cucu Mpok Nori Tewas di Cipayung, Mantan Suami Siri Emosi Usai Ditolak Rujuk

Senin, 23 Maret 2026 - 07:13 WIB

Dermaga Kali Adem Ramai, Polisi Fokus Pengamanan dan Keselamatan Penumpang

Senin, 23 Maret 2026 - 07:11 WIB

64 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Drone di Rumah Sakit Darfur

Berita Terbaru

Ilustrasi, Tren yang mengkhawatirkan di Afrika. Saat dunia mencatat penurunan angka kematian akibat terorisme ke level terendah dalam satu dekade, Nigeria justru mengalami lonjakan fatalitas hingga 46 persen akibat serangan kelompok militan yang kian canggih. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam

Senin, 23 Mar 2026 - 09:21 WIB

Runtuhnya kepastian hukum imigrasi. Seorang ibu asal Kanada dan putrinya yang menderita autisme kini mendekam di tahanan ICE selama sepekan. Otoritas memaksa mereka melakukan

INTERNASIONAL

ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Senin, 23 Mar 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi, Tragedi di zona medis. Serangan drone menghantam Rumah Sakit Pendidikan El-Daein di Darfur Timur, menewaskan puluhan pasien dan anak-anak di tengah krisis kemanusiaan Sudan yang kian memburuk. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

64 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Drone di Rumah Sakit Darfur

Senin, 23 Mar 2026 - 07:11 WIB