Lonjakan Penumpang Soetta Capai 198 Ribu, Puncak Arus Balik 28 Maret 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hantavirus Diwaspadai, Bandara Soetta Periksa Ketat Penumpang dari 4 Negara Ini. (Posnews/Humas PGS)

Hantavirus Diwaspadai, Bandara Soetta Periksa Ketat Penumpang dari 4 Negara Ini. (Posnews/Humas PGS)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Pihak bandara memprediksi lonjakan arus balik Lebaran 2026 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan mencapai puncaknya pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Otoritas bandara telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi peningkatan drastis jumlah penumpang.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menjelaskan bahwa pihaknya menyusun prediksi tersebut berdasarkan tren pergerakan penumpang pada periode Lebaran tahun-tahun sebelumnya.

“Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026, dengan lonjakan penumpang yang signifikan,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Hampir 200 Ribu Penumpang dalam Sehari

Pada hari puncak tersebut, jumlah pergerakan penumpang diprediksi mencapai sekitar 198.387 orang. Selain itu, aktivitas penerbangan juga meningkat tajam dengan estimasi 1.221 penerbangan dalam satu hari.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Hantam 4 Daerah di Jateng dan Jabar, Ratusan KK Terdampak

Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke Jakarta dan kota-kota besar usai merayakan Lebaran di kampung halaman.

Untuk menghindari kepadatan di terminal, pihak bandara mengimbau seluruh penumpang agar merencanakan perjalanan dengan baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah penting adalah datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan.

Selain itu, penumpang perlu rutin memeriksa jadwal penerbangan untuk mengantisipasi perubahan waktu maupun kepadatan di area check-in dan boarding.

Strategi Antisipasi Lonjakan Penumpang

Sebagai bagian dari upaya pelayanan, PT Angkasa Pura Indonesia telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain:

  • Optimalisasi operasional terminal dan fasilitas bandar
  • Penambahan personel layanan dan keamanan
  • Pengaturan alur penumpang untuk mencegah penumpukan
  • Koordinasi intensif dengan maskapai dan instansi terkait
  • Imbauan Keselamatan dan Kenyamanan
Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Lantai 11 Apartemen City Park, Cengkareng

Dengan potensi lonjakan besar ini, masyarakat diimbau untuk:

  • Datang minimal 2–3 jam sebelum jadwal penerbangan
  • Membawa dokumen perjalanan lengkap
  • Menghindari membawa barang berlebih
  • Mengikuti arahan petugas bandara

Dengan kesiapan dan koordinasi yang matang, pihak bandara memastikan arus balik Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman meski jumlah penumpang meningkat tajam. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB