Cuaca Ekstrem Hantam 4 Daerah di Jateng dan Jabar, Ratusan KK Terdampak

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana Hidrometeorologi Basah Terjang Tasikmalaya, Wonosobo, Klaten Ratusan Rumah Rusak. (Posnews/BNPB)

Bencana Hidrometeorologi Basah Terjang Tasikmalaya, Wonosobo, Klaten Ratusan Rumah Rusak. (Posnews/BNPB)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bencana hidrometeorologi basah kembali mengamuk di sejumlah daerah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan cuaca ekstrem berupa hujan lebat, petir, dan angin kencang menerjang Tasikmalaya, Wonosobo, hingga Klaten secara beruntun.

Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, menegaskan bencana terjadi sejak Minggu (29/3/2026) dan berdampak luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, hujan deras dan angin kencang menghantam tiga kecamatan di Tasikmalaya. Dampaknya, 9 rumah terdampak dan 4 unit rusak ringan.

BPBD langsung bergerak cepat. Petugas melakukan asesmen dan pendataan untuk mempercepat penanganan darurat.

Wonosobo Lumpuh, Pohon Tumbang Tutup Jalan

Selanjutnya, angin kencang menghajar Wonosobo. Sebanyak 6 rumah dan 1 ruko rusak di Desa Timbang, Kecamatan Leksono.

Baca Juga :  Kendaraan Mogok Usai Isi BBM di SPBU Kembangan, Polisi Curigai Solar Masuk ke Tangki Pertalite

Tak hanya itu, pohon tumbang sempat menutup akses jalan antar desa. Tim gabungan langsung mengevakuasi dan membersihkan material.

Klaten Paling Parah, Puluhan Rumah Rusak

Sementara itu, Klaten mengalami dampak paling serius. Cuaca ekstrem merusak 85 rumah (83 ringan, 2 sedang) di 18 desa dan 5 kecamatan.

Selain itu, bencana juga menghantam fasilitas umum:

  • 2 sekolah rusak
  • 4 fasilitas umum terdampak
  • 2 tempat ibadah rusak
  • 3 ruko terdampak
  • 48 pohon tumbang

Akibatnya, 87 KK terdampak dan 4 warga mengungsi. Akses jalan terganggu di 21 titik, bahkan listrik dan internet sempat lumpuh.

Baca Juga :  Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Prajurit Lapangan Kini Wakil Panglima TNI

Kudus Siaga, Ratusan Rumah Terdampak

Berikutnya, hujan deras dan angin kencang menerjang Kecamatan Undaan, Kudus, Senin (30/3).

Dampaknya:

  • 2 rumah rusak berat
  • 1 warga luka-luka
  • 395 rumah masih didata
  • Total 397 KK terdampak

Hingga kini, penanganan darurat terus berjalan. Status siaga bencana di Kudus masih berlaku hingga 31 Mei 2026.

Tim Gabungan Turun Tangan

BPBD bersama TNI, Polri, SAR, PMI, dan relawan bergerak cepat. Mereka mengevakuasi korban, membersihkan puing, dan memperbaiki rumah warga.

Bencana hidrometeorologi basah terus mengintai. Karena itu, warga diminta waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, dan potensi bencana susulan seperti banjir dan longsor. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Diserang 20 Pria di Palembang, Alami Luka Tusuk dan Kepala Robek
Tiga Terduga Penyerang Polisi di Katingan Dibekuk, Penyidik Dalami Peran Pelaku
Majelis Taklim di Ciawi Bogor Terbakar, Diduga Dipicu HP Meledak saat Dicas
Kasus Tiga Polisi Gugur di Katingan, Robi Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Diburu
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:30 WIB

Mahasiswa Diserang 20 Pria di Palembang, Alami Luka Tusuk dan Kepala Robek

Senin, 6 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tiga Terduga Penyerang Polisi di Katingan Dibekuk, Penyidik Dalami Peran Pelaku

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40 WIB

Majelis Taklim di Ciawi Bogor Terbakar, Diduga Dipicu HP Meledak saat Dicas

Senin, 6 Juli 2026 - 05:53 WIB

Kasus Tiga Polisi Gugur di Katingan, Robi Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Diburu

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Berita Terbaru