Pramono Anung Sikat Perjalanan Dinas Tak Penting, Fokus Efisiensi Anggaran DKI Jakarta

Jumat, 3 April 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan pernyataan terkait kebijakan efisiensi anggaran di Balai Kota. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan pernyataan terkait kebijakan efisiensi anggaran di Balai Kota. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Langkah tegas diambil Pramono Anung dalam menekan pemborosan anggaran.

Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal mengikuti arahan Tito Karnavian terkait efisiensi, khususnya pemangkasan perjalanan dinas yang dinilai tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

Pramono menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar formalitas. Sebaliknya, seluruh pengeluaran akan disisir ketat demi menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tekanan ekonomi.

“Untuk apa yang menjadi permintaan Mendagri mengenai efisiensi, kami tentunya akan melaksanakan,” tegasnya, Kamis (2/4/2026).

Perjalanan Dinas Disaring Ketat, Harus Lewat Gubernur

Selanjutnya, Pramono langsung memasang ‘rem keras’ pada perjalanan dinas pejabat. Kini, setiap pengajuan wajib melewati persetujuan langsung dari gubernur.

Ia menegaskan, hanya perjalanan yang benar-benar memberi manfaat nyata bagi Jakarta yang akan lolos. Jika tidak, pengajuan tersebut langsung ditolak tanpa kompromi.

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Tegas, Pengamat Tak Bisa Dipidana karena Kritik

“Kalau tidak memberikan manfaat bagi Jakarta, pasti tidak saya izinkan,” ujarnya lugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, langkah ini sudah mulai berdampak. Sejumlah pengajuan perjalanan dinas dari pejabat BUMD diketahui telah ditolak.

“Sekarang ini banyak perjalanan, termasuk dari BUMD, yang tidak kami izinkan,” tambahnya.

Efisiensi Digenjot, Pendapatan Tetap Didorong Naik

Meski melakukan penghematan, Pemprov DKI tidak tinggal diam soal pemasukan. Sebaliknya, strategi kreatif terus digencarkan agar pendapatan daerah tetap tumbuh.

Pramono mengungkapkan, hasilnya mulai terlihat pada triwulan pertama 2026. Pendapatan pajak justru melampaui target yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, pendapatan pajak kami bahkan sedikit lebih tinggi dibandingkan target,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sopir Tangki Air Ditembak OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Kejar 3 Pelaku

Strategi Ganda: Hemat Anggaran, Genjot Ekonomi

Kebijakan efisiensi ini menjadi bagian dari strategi ganda Pemprov DKI Jakarta. Di satu sisi, belanja ditekan agar lebih tepat sasaran.

Di sisi lain, sektor pendapatan terus dioptimalkan agar roda ekonomi tetap berputar.

Dengan langkah ini, Jakarta berupaya menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan pelayanan publik tidak terganggu.

Pemprov juga mengingatkan seluruh ASN dan jajaran BUMD agar lebih selektif dalam mengajukan anggaran, terutama untuk kegiatan yang bersifat perjalanan dinas.

Setiap rupiah yang dikeluarkan harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Jika tidak, maka kebijakan pemangkasan akan terus diberlakukan tanpa pengecualian. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026
KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah
Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah
Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi
Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1
Trump Ancam Intervensi Militer Setelah Dakwa Raul Castro
Pura-pura Jadi Penumpang, Begal di Bogor Malah Babak Belur
Trump Tolak Proposal Iran Saat Harga Minyak Dunia Melonjak

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:15 WIB

Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:45 WIB

Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1

Berita Terbaru

Melawan degradasi fisik. Novak Djokovic menginjak usia 39 tahun dengan tantangan berat di Prancis Terbuka, namun sang legenda tetap menolak untuk mundur di tengah dominasi para rival muda yang lebih bugar. Dok: Istimewa.

SPORT

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB